Dua Tokoh KMDT Apresiasi Kolaborasi Gubernur Sumut-Tujuh Bupati soal Geopark Toba

Rabu, 2 Juli 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Ir. Mandalasah Turnip, SH  (kiri)  dan Ketua DPW KMDT Provinsi Sumut Prof. Dr. RER. NAT. Binari Manurung, M.Si. (kanan).  Foto: dok:Mediadelegasi.

Wakil Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Ir. Mandalasah Turnip, SH (kiri) dan Ketua DPW KMDT Provinsi Sumut Prof. Dr. RER. NAT. Binari Manurung, M.Si. (kanan). Foto: dok:Mediadelegasi.

Medan-Mediadelegasi:  Semangat kolaborasi yang dibangun Gubernur  Sumut Bobby Nasution bersama tujuh bupati se kawasan Danau Toba dalam upaya mempertahankan predikat kartu hijau Geopark Kaldera Toba,  menuai apresiasi.

Pujian tersebut  diungkapkan dua tokoh Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT),  masing-masing Ir. Mandalasah Turnip, SH dan  Prof. Dr. RER. NAT. Binari Manurung, M.Si, di Medan, Rabu (2/7).

Kedua tokoh yang bakal maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum KMDT tahun 2025 itu,  menekankan pentingnya kolaborasi antar sesama pejabat pemerintah dan berbagai pihak dalam upaya mempertahankan status keanggotaan Geopark Kaldera Toba dalam UNESCO Global Geoparks atau geopark dunia.

“Kami menilai berbagai kerja kolektif  strategis yang dilakukan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bersama tujuh bupati se kawasan Danau  Toba dalam upaya mempertahankan status Geopark Kaldera Toba dalam keanggotaan geopark dunia, sudah sangat terlihat di lapangan,” kata Wakil Ketua Umum DPP KMDT Mandalasah Turnip.

Tujuannya adalah mengembalikan status “kartu hijau” bagi Geopark Kaldera Toba agar tetap menjadi bagian dari jaringan taman bumi dunia.

BACA JUGA:  FKM Unpri Review Artikel dan Coaching Penelitian

Pemerintah Provinsi Sumut bersama tujuh pemerintah kabupaten se kawasan Danau Toba,  lanjut dia,  sangat serius membenahi pengelolaan dan melengkapi berbagai fasilitas pendukung Geopark Kaldera Toba.

Langkah tersebut dilakukan setelah Geopark Kaldera Toba mendapat kartu kuning dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).

Kartu kuning merupakan peringatan dari UNESCO yang berarti pengelolaan Geopark  atau Taman Bumi  Kaldera Toba  tidak memenuhi beberapa kriteria yang ditetapkan.

UNESCO meminta agar Geopark Kaldera Toba dikelola dengan baik, sebelum dilakukan revalidasi atau penilaian ulang pada 21-25 Juli 2025.

Sementara itu,  secara terpisah  Ketua DPW KMDT Sumut  Prof. Dr. RER. NAT. Binari Manurung, menilai kolaborasi dan korodinasi yang telah dan sedang dilakukan Gubernur Sumut bersama para bupati  se kawasan Danau Toba  untuk membenahi  kawaaan Geopark Kaldera Toba adalah sesuatu yang luar biasa.

“Gubernur Sumarera Utara  bersama tujuh bupati se kawasan Danau Toba  sudah memberi atensi yang tinggi untuk mengembalikan posisi Geopark Kaldera Toba kembali ke green card,” ujar  Guru Besar Universitas Negeri Medan (Unimed) ini.

BACA JUGA:  Dua Atlit Tako Raih Prestasi di Kejuaraan Walikota Medan 2022

Ia mengingatkan,  pada sisa waktu menjelang revalidasi, perlu lebih fokus lagi dilakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap sarana dan fasilitas pendukung di setiap  geosite yang akan ditinjau tim penilai dari UNESCO.

Binarii menambahkan bahwa Geopark Kaldera Toba memiliki potensi luar biasa sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan.

Jika target “green card” bisa kembali tercapai,  ia berharap geopark terluas dj Indonesia itu dapat dikelola dengan hati-hati dan sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan oleh UNESCO.

Sebagai informasi, Geopark Kaldera Toba memiliki 16 geosite yang tersebar di tujuh kabupaten se kawasan Danau Toba,  yakni Simalungun, Samosir, Toba, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Karo, dan Dairi. D|Red

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M
Bobby Nasution Gelontorkan Hibah Rp200 Miliar Lebih, Perkuat Pembangunan Infrastruktur dan SDM Sumut
BPK Temukan 29.842 BPHTB Belum Tertagih, Bapenda Medan Jawab Soal Mekanisme, Angkanya?
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:54 WIB

Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK

Jumat, 4 September 2026 - 14:58 WIB

Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Pasar Rakyat dan Berobat Gratis Agrinas Palma Nusantara Diserbu Warga Labura

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:48 WIB