Microsoft Prioritaskan AI, 9.000 Karyawan Jadi Korban

Jumat, 4 Juli 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terbaru. (Foto : Ist.)

Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terbaru. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terbaru, yang berdampak pada 9.000 karyawan atau sekitar 4% dari total tenaga kerja globalnya yang berjumlah 228.000 orang. Keputusan ini diambil di tengah pergeseran strategi perusahaan yang semakin fokus pada pengembangan dan investasi di bidang kecerdasan buatan (AI).

 

Microsoft diketahui telah menggelontorkan dana sebesar 80 miliar dolar AS (sekitar Rp 1.296 triliun) untuk membangun pusat data skala besar guna mendukung pelatihan model AI. Investasi besar-besaran ini berdampak pada pengurangan tenaga kerja di beberapa divisi, dengan divisi game Xbox menjadi salah satu yang terkena dampak paling signifikan.

 

Sebuah email internal yang dilihat oleh The Verge dan IGN mengungkapkan bahwa Microsoft telah membatalkan beberapa proyek game besar, termasuk reboot seri Perfect Dark dan Everwild. Studio game Initiative, yang bertanggung jawab atas reboot Perfect Dark, juga dikabarkan akan ditutup.

 

PHK ini tidak hanya berdampak pada Initiative. Beberapa studio game lain yang dimiliki Microsoft, seperti Turn 10 Studios (pengembang Forza Motorsport) dan ZeniMax Online Studios (pengembang Elder Scrolls Online), juga mengalami pemangkasan karyawan.

 

Matt Firor, direktur studio ZeniMax Online Studios, mengumumkan pengunduran dirinya setelah lebih dari 18 tahun berkontribusi di studio tersebut. Pengumuman ini disampaikan melalui platform X (sebelumnya Twitter), di mana ia menyatakan dukungannya kepada tim dan mengenang kontribusinya selama bertahun-tahun.

 

Dampak PHK di Microsoft juga terasa di industri game secara luas. Romero Games Ltd, sebuah studio independen di Irlandia, juga melakukan pemangkasan staf setelah pendanaan untuk game mereka dihentikan oleh penerbit.

 

PHK 9.000 karyawan ini merupakan gelombang PHK terbaru yang dilakukan Microsoft di tahun 2025. Sebelumnya, perusahaan telah melakukan PHK sebanyak 6.000 karyawan pada bulan Mei lalu.

 

Juru bicara Microsoft menjelaskan bahwa perusahaan terus melakukan perubahan organisasi yang diperlukan untuk memastikan kesuksesan di pasar yang dinamis dan kompetitif. Pergeseran fokus ke AI menjadi prioritas utama.

 

PHK besar-besaran di Microsoft menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap industri game secara keseluruhan. Pembatalan proyek-proyek game besar menunjukkan adanya perubahan strategi yang signifikan.

 

Pasar dan investor akan mengamati dengan seksama bagaimana strategi baru Microsoft yang berfokus pada AI akan berdampak pada kinerja keuangan perusahaan di masa mendatang.

 

Masa depan divisi game Microsoft masih menjadi tanda tanya setelah gelombang PHK ini. Perusahaan perlu menunjukkan strategi yang jelas untuk tetap kompetitif di pasar game yang semakin ketat.

 

PHK besar-besaran ini menandai babak baru bagi Microsoft, di mana perusahaan beralih fokus dari beberapa divisi, termasuk game, untuk berinvestasi secara besar-besaran di bidang AI. Langkah ini akan menentukan masa depan perusahaan di era teknologi yang terus berkembang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

BACA JUGA:  Gubernur Aceh Muzakir Manaf Imbau Masyarakat Bersabar pada Peringatan 20 Tahun Perdamaian Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru