Pemprov Sumut Temukan Potensi Baru Objek Retribusi Daerah di Kawasan Hutan

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Evaluasi Pengelolaan Retribusi Daerah yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumut di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sumut, Jalan Sisingamangaraja Nomor 14, Medan, Rabu, 9 Juli 2025. (Sumber : Diskominfo Sumut)

Rapat Evaluasi Pengelolaan Retribusi Daerah yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumut di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sumut, Jalan Sisingamangaraja Nomor 14, Medan, Rabu, 9 Juli 2025. (Sumber : Diskominfo Sumut)

Medan-Mediadelegasi : Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memiliki potensi baru objek retribusi daerah melalui pemanfaatan kawasan hutan, seperti Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan. Kawasan ini berada di wilayah administratif empat kabupaten di Sumut, yakni Langkat, Karo, Deliserdang, dan Simalungun.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Evaluasi Pengelolaan Retribusi Daerah yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumut. Rapat berlangsung di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sumut, Jalan Sisingamangaraja Nomor 14, Medan, Rabu (9/7).

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Surya, menyampaikan bahwa dalam upaya peningkatan retribusi daerah perlu kolaborasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Setiap OPD memiliki peran dan fungsi masing-masing yang saling terkait, sehingga memperkuat sistem pengelolaan dan penarikan retribusi secara lebih efektif dan efisien.

Surya juga menekankan perlunya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai upaya strategis untuk meningkatkan pendapatan dari retribusi daerah. Evaluasi retribusi daerah tidak cukup hanya melihat dari sisi pendapatan yang diterima, tetapi juga dari kualitas aparatur yang mengelola dan sistem pendukung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sumut, Yuliani Siregar, mengatakan bahwa DLHK Sumut memiliki potensi baru objek retribusi daerah dengan memanfaatkan kawasan hutan seperti Tahura Bukit Barisan. Retribusi daerah yang dapat dikembangkan dari kawasan ini yakni retribusi jasa usaha, ekowisata, dan wisata alam.

BACA JUGA:  Kaldera Toba Kembali Raih Green Card UNESCO, Bobby Nasution: Mari Jaga Bersama

Pemanfaatan air komersil di Tahura yang dikelola PT Tirta Sibayakindo (Aqua) selama ini disetor ke Kementerian sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Namun, dengan terbitnya PP Nomor 36, ada perubahan kebijakan di mana potensi penerimaan ini kini bisa langsung masuk menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi.

Yuliani berharap peningkatan retribusi di kawasan kehutanan memerlukan dukungan regulasi yang kuat dalam bentuk peraturan daerah (Perda). Tanpa adanya regulasi yang jelas, pemungutan retribusi berisiko dianggap tidak sah secara hukum dan dapat menimbulkan permasalahan administratif maupun legal.

Wagub Surya berharap dengan adanya kolaborasi yang solid antar-OPD merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan penerimaan retribusi daerah. Peningkatan retribusi daerah bukan hanya berdampak pada keuangan daerah, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub Surya juga meninjau Bank Sampah Induk ‘Rumah Hijau’ yang dikelola oleh DLHK Sumut. Bank sampah ini merupakan salah satu upaya DLHK Sumut dalam mengelola sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Apresiasi Agenda Reses DPRD Sumut

Pengelolaan retribusi daerah yang efektif dan efisien dapat meningkatkan pendapatan daerah dan mendukung pembangunan daerah. Oleh karena itu, Pemprov Sumut berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan retribusi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dengan adanya potensi baru objek retribusi daerah melalui pemanfaatan kawasan hutan, Pemprov Sumut optimistis dapat meningkatkan pendapatan daerah dan mendukung pembangunan daerah.

Penguatan SDM dan dukungan regulasi yang kuat merupakan kunci untuk meningkatkan pengelolaan retribusi daerah yang efektif dan efisien. Pemprov Sumut akan terus berupaya meningkatkan pengelolaan retribusi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemprov Sumut telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah dan mendukung pembangunan daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan pengelolaan retribusi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru