Aulia Rahman, Anak Santri Menuju Balaikota Medan

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aulia Rahman, Calon Wakil Walikota Medan bersama keluarga. Foto:D|Ist

Aulia Rahman, Calon Wakil Walikota Medan bersama keluarga. Foto:D|Ist

Catatan | Amirsyam | Media Delegasi

SALAH seorang calon Wakil Walikota Medan yang sudah mendapatkan rekomendasi mendampingi Bobby Nasution adalah H Aulia Rahman SE. Dia anak santri siap menuju Balaikota Medan.

Beberapa hari lalu DPP PDI Perjuangan merekomendasikan pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rahman sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Medan pada pesta demokrasi Pilkada Medan Desember mendatang.

Kemunculan Aulia Rahman sebagai calon pendamping Bobby tidak pernah diprediksi, sebab di awal proses berjalan, nama Aulia Rahman sama sekali tidak pernah diperbincangkan publik.

Menjadi menarik  mengingat sosok orang muda dari Medan Utara ini pada minggu terakhir menjadi perhatian publik Kota Medan.

H Aulia Rahman SE, merupakan anak ketiga dari pasangan H Razali Doyong dan Ibu Hj Zainabun. Aulia Rahman lahir di Medan tanggal 19 Januari 1978, mengenyam pendidikan dari SD hingga PT di Medan.

Mengawali pendidikan di SD Negeri Titi Papan, kemudian belajar ke Pondok Pesantren Walisongo di Ponorogo Jawa Timur, MTs Muhammadiyah 15 Pulo Brayan, SMA di Yayasan Hang Tuah, Kuliah di STIE Harapan dan Perguruan Al-Hikmah Medan (Sarjana Ekonomi).

Aktivitas lainnya tercatat sebagai Pengurus APBMI, Kepala Cabang Kalla Lines, Direktur PT Jasa Pratama Abadi, Komisaris PT Rachman Sukses Abadi, Ketua PAC Partai Gerindra Medan Deli dan  Ketua Komisi II DPRD Medan.

Pria yang murah senyum ini dalam keseharian begitu terbuka dan sangat menghormati yang jauh lebih tua. Prinsip hidupnya setia berkawan, peduli dan selalu berbagi.

“Prinsip ini merupakan pesan dan petuah dari orangtua kami, yang selalu menekankan agar hidup tidak sombong, selalu membantu tanpa pamrih dan setia dalam berkawan, motto hidup ayah saya bawa hingga sekarang, Alhamdulillah semuanya berjalan baik dan lancar,” sebut Aulia Rahman kepada Mediadelegasi via telepon, Kamis (13/8) dari Jakarta.

Bagi seorang Aulia Rahman, jalur Politik sebagai jalan untuk ibadah. Dengan tetap selalu menjaga amanah dan berbuat untuk kepentingan masyarakat luas.

BACA JUGA:  Silaturahmi Aulia Rahman-Para Mubalig Sejukkan Kota Medan

“Bagi saya, Politik bukanlah ajang untuk mencari kekayaan, melainkan jalan politik dan kekuasaan menjadi jalan untuk banyak hal dan bisa membantu orang lain yang sedang kesulitan, apalagi dalam situasi Pandemi Covid seperti ini,” ungkapnya.

Mengutip Sabda Rasulullah SAW, kekayaan itu didapat dari niaga atau Pengusaha. “Itu sudah saya buktikan, bahwa melalui usaha kita bisa hidup lebih baik, sedangkan politik dan kekuasaan sebagai jalan untuk berbuat amal kebajikan,” sambungnya.

Suami Shaula Arindianty dan ayah dari Tasya Tsabitha Rahmi, Aushaf Rachman dan Gatfan Rachman ini, dalam menjalankan hidup, selalu mendengarkan nasihat para Kyai saat belajar di pondok pesantren Walisongo, bahwa kesuksesan hidup yang kita jalani, selalulah meminta restu dan doa orangtua.

Menurutnya, segala apa yang kita cari di dunia ini, kesuksesan maupun keselamatan hidup, kuncinya ada di orang tua.

“Dalam menjalani kehidupan di dunia ini, ada tiga hal yang selalu saya takutkan, yaitu Allah SWT, Orang tua dan guru-guru, orang tua dan guru bagi saya keramat hidup, jadi mereka harus di hormati dan di muliakan”, ujar Ketua Komisi II DPRD Medan ini.

Medan Harus Berubah

Kota Medan merupakan Pusat Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, selayaknya harus lebih baik kondisi infrastruktur fisik dan sosialnya. Kota Medan sebagai salah satu Kota terbesar di Indonesia, jika di bandingkan dengan Kota lainnya seperti Surabaya dan Bandung, tentu kondisinya jauh berbeda.

Berbeda dalam hal pembangunan, fasilitas infrastruktur, taman Kota, tata ruang dan keasrian kota. “Banyak pekerjaan rumah yang harus kita kerjakan, guna mengejar ketertinggalan dari Kota besar lainnya. Salah satunya Pembangunan Islamic Center yang sudah tertunda lebih kurang 15 tahun, sarana dan prasarana Kota juga harus ditingkatkan, taman Kota dan ruang terbuka hijau perlu diperluas sebagai Kota go green city.

BACA JUGA:  Wali Kota Harapkan PMII Beri Masukan Percepatan Pemulihan Ekonomi Kota Medan

Dikatakannya, terkhusus Pembangunan di wilayah Medan Utara menjadi prioritas untuk segera di kerjakan, Pembangunan infrastruktur fisik harus berbanding lurus dengan Pembangunan infrastruktur sosial.

Medan Utara, kata Aulia, merupakan Kecamatan yang memiliki sumber pendapatan terbesar dalam hal kontribusi, namun nyatanya Medan Utara jauh tertinggal dari Kecamatan lainnya di Kota Medan.

Medan Utara dikenal kumuh, sering berkonflik, kemiskinan tertinggi di antara kecamatan lainnya bahkan angka kriminalitas pun tinggi.

“Jadi harus ada political will dari pemerintah Kota mendatang untuk membenahi dan merubah mainset orang Medan Utara, agar turut berperan aktif dalam Pembangunan”, ujar anak asli Medan Utara ini.

Aulia Rahman yakin berpasangan dengan Bobby Nasution, wajah Kota Medan akan mengalami perubahan.

“Kami memiliki visi yang sama, semangat yang sama dan niat yang sama untuk melakukan perubahan di Kota ini, perubahan dalam arti yang lebih luas, menata kota menjadi lebih baik, masyarakat hidup rukun damai, adanya kepastian usaha, kondusivitas prasyarat untuk melakukan percepatan pembangunan.

Kuncinya, kata Aulia Rahman, saling memahami tupoksi masing-masing akan tugas dan tanggung jawab, karena jabatan ini merupakan amanah dari masyarakat Kota Medan untuk di laksanakan sebaik-baiknya, kelak di mintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT di akhirat.

Aulia Rahman percaya, do’a dan restu orangtua, dukungan dari istri dan anak-anak serta Do’a masyarakat Kota Medan lainnya, menjadi modal bagi Bobby Nasution dan Aulia Rahman mewujudkan Pembangunan Kota Medan menjadi lebih baik untuk masa mendatang.

“Oleh karena itu doakan kami untuk tetap komitmen dan konsisten pada garis perjuangan ini, untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Medan, dan terus melanjutkan Pembangunan ke arah yang lebih baik, berkeadilan untuk semuanya”, kata Aulia mengakhiri*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB