KPAI Prihatin: Ratusan Anak Terjaring dalam Aksi Ricuh di Gedung DPR

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Anak Diamankan Dalam Aksi Demo Di Gedung DPR RI (Foto:Ist)

Ratusan Anak Diamankan Dalam Aksi Demo Di Gedung DPR RI (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Senin (25/8/2025) lalu menyisakan keprihatinan mendalam.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkapkan bahwa ratusan anak diamankan oleh pihak kepolisian karena diduga terlibat dalam aksi yang berujung ricuh tersebut.

Komisioner KPAI, Sylvana Maria, menyatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi awal mengenai 203 anak yang diamankan.

“Kami sedang menunggu konfirmasi resmi dari kepolisian mengenai jumlah pastinya,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/8/2025). KPAI kini tengah berkoordinasi intensif dengan kepolisian dan Dinas PPAPP DKI Jakarta untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan sesuai dengan koridor hukum dan hak-hak anak.

Sylvana menegaskan bahwa KPAI akan memastikan pemenuhan hak-hak anak selama proses pemeriksaan. “Saya sudah berada di Polda Metro Jaya sejak pagi untuk memantau situasi dan memastikan anak-anak mendapatkan pendampingan yang layak,” tegasnya. KPAI juga berupaya untuk berbicara langsung dengan anak-anak yang diamankan guna memahami situasi dari perspektif mereka.

BACA JUGA:  Sri Mulyani: Ketidakpastian Global Ancam Ekonomi Dunia, Sejarah Berulang?

Seorang siswa SMK berinisial A (17), yang turut serta dalam aksi tersebut, menceritakan pengalamannya. “Kami berangkat dari Stasiun Palmerah dengan niat untuk bergabung dengan massa di depan DPR, tapi sempat dihadang oleh polisi,” ungkapnya.

“Di Palmerah sempat dicegat, dibilang jangan ikut-ikut. Tapi akhirnya kami bisa jalan lagi setelah dijemput massa yang ada di depan DPR,” jelasnya, menggambarkan bagaimana semangat untuk menyampaikan aspirasi membawa mereka ke tengah kerumunan aksi.

Aksi demonstrasi yang awalnya damai berubah menjadi ricuh ketika terjadi bentrokan antara massa dan aparat kepolisian. Polisi membubarkan massa dengan water cannon  dan gas air mata. Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, telah mengimbau massa untuk tertib dan tidak melakukan tindakan anarkis.

BACA JUGA:  APBN 2026 dan Ketahanan Fiskal dalam Dinamika Global

Namun, situasi memanas ketika massa yang terdesak mulai melempari petugas dengan batu. Beberapa orang terlihat membawa bambu, dan adu mulut dengan polisi tak terhindarkan.

Polisi kemudian menggunakan sepeda motor untuk memukul mundur massa aksi.

Keterlibatan anak-anak dalam aksi demonstrasi ini menjadi perhatian serius. Aksi protes terhadap kenaikan tunjangan anggota DPR RI ini seharusnya menjadi momentum bagi para wakil rakyat untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, bukan justru melibatkan anak-anak dalam situasi yang berpotensi membahayakan. Pihak kepolisian mengerahkan 1.250 personel gabungan untuk mengamankan aksi tersebut.D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru