Labusel-Mediadelegasi : Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, digegerkan dengan kasus dugaan pelecehan anak yang melibatkan seorang oknum guru olahraga. Sebanyak 23 siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Kotapinang diduga menjadi korban perbuatan bejat tersebut.
Kasus ini mencuat setelah Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labusel melakukan asesmen langsung di sekolah tempat kejadian. Hasil asesmen mengungkap bahwa korban berasal dari kelas III, V, dan VI.
Ketua KPAD Labusel, Ilham Daulay, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendampingi para orang tua korban untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. “Kami datang untuk memberikan dukungan dan pengawasan,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).
Menurut Ilham, terduga pelaku melakukan pelecehan seksual dengan cara meraba-raba tubuh korban saat pelajaran olahraga berlangsung. Hal ini tentu saja membuat para siswa trauma dan ketakutan.
Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Endang Rogantina Ginting, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari salah satu korban. “Korban bersama orang tuanya datang melapor. Kami masih melakukan penyelidikan dan memeriksa pelapor sekaligus korban,” jelasnya.
AKP Endang menambahkan bahwa pihaknya juga telah membawa korban untuk menjalani visum sebagai bagian dari proses penyelidikan. “Untuk pelaku, kami masih mengumpulkan alat bukti untuk penetapan tersangka,” tegasnya.
Sementara itu, hingga saat ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kasus pelecehan yang melibatkan tenaga pendidik tersebut.
Kasus ini tentu saja menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak. KPAD Labusel mengimbau agar pihak sekolah dan orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.
“Kami berharap kasus ini segera ditangani dengan tuntas dan pelaku dapat dihukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” kata Ilham.
Pihaknya juga meminta agar Dinas Pendidikan Kabupaten Labusel segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum guru yang bersangkutan jika terbukti bersalah.
Kasus dugaan pelecehan ini menjadi pukulan telak bagi dunia pendidikan di Labuhanbatu Selatan. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.







