Halal Indo 2025: BRI Jadi Jembatan UMKM Halal ke Pasar Global

Rabu, 1 Oktober 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halal Indo 2025 (Foto:Ist)

Halal Indo 2025 (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat industri halal nasional dengan menjadi mitra perbankan untuk Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2025. Acara tersebut, yang diadakan dari tanggal 25–28 September 2025, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, memamerkan potensi besar dan meningkatnya keunggulan sektor halal di Indonesia.

Halal Indo 2025 melampaui ekspektasi, menarik lebih dari 25.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraannya, melampaui target awal penyelenggara sebanyak 15.000. Acara tersebut menarik peserta dari seluruh dunia, termasuk negara-negara seperti Tiongkok, Finlandia, Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, Filipina, Turki, Uzbekistan, Afghanistan, Korea Selatan, Albania, India, dan Yordania, menyoroti minat internasional terhadap industri halal Indonesia.

Ekspo ini juga terbukti menjadi katalisator signifikan bagi kegiatan ekonomi, menghasilkan penjualan sebesar Rp7,7 miliar dan mengamankan komitmen investasi senilai Rp7,2 triliun.

Angka-angka ini menggarisbawahi peluang finansial yang substansial dalam sektor halal dan potensinya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Partisipasi BRI dalam Halal Indo 2025 mencerminkan fokus strategis bank pada perluasan ekosistem transaksi digitalnya dan mendukung pengembangan industri halal.

BRI Jadi Partner Di Halal Expo 2025. (Foto:Ist)

Dhanny, Corporate Secretary BRI, menekankan bahwa keterlibatan bank lebih dari sekadar dukungan, mewakili upaya bersama untuk menyediakan solusi keuangan digital inklusif yang memberdayakan bisnis dan konsumen.

“BRI berkomitmen untuk memperkuat ekosistem halal melalui solusi keuangan digital inklusif,” kata Dhanny. “Kami percaya bahwa industri halal Indonesia memiliki potensi signifikan untuk bersaing secara global, dengan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sebagai kekuatan pendorongnya. Kehadiran BRI di Halal Indo 2025 adalah bukti komitmen kami untuk menghubungkan UMKM halal ke pasar yang lebih luas sambil memperluas literasi keuangan dan inklusi dalam masyarakat.”

BACA JUGA:  QRIS Indonesia-Malaysia Rajai ASEAN: Transaksi Lintas Negara Makin Mudah!

Selama pameran, BRI memperkenalkan berbagai program menarik yang dirancang untuk mendorong transaksi digital dan meningkatkan keterlibatan pelanggan. Inisiatif ini termasuk kampanye “Perbanyak Transaksi BRImo”, yang menawarkan hadiah langsung kepada pelanggan yang meningkatkan transaksi BRImo mereka.

Selain itu, BRI memberikan promosi cashback hingga 20% di pedagang F&B yang berpartisipasi dan 10% di pedagang non-F&B melalui pembayaran QRIS BRI.

Inisiatif ini diterima dengan baik oleh pengunjung, karena tidak hanya memberikan manfaat langsung tetapi juga mendorong pergeseran menuju masyarakat tanpa uang tunai yang ditandai dengan transaksi yang lebih aman, lebih nyaman, dan efisien.

Selain mempromosikan literasi digital, BRI memanfaatkan Halal Indo 2025 sebagai platform untuk memberdayakan UMKM halal binaannya, mempersiapkan mereka untuk pertumbuhan dan ekspansi lebih lanjut.

Beberapa UMKM terkemuka memamerkan produk-produk berkualitas tinggi mereka, termasuk Roka Collection (Tangerang), yang dikenal dengan sofa dan kerajinan rotannya; Urban Factor (Depok), yang mengkhususkan diri dalam tas dan fesyen pria; Liyan Indonesia (Jakarta), yang menawarkan fesyen wanita dan produk batik; Kaula Snack Indonesia (Subang), yang menampilkan makanan ringan halal olahan; dan Ria Jewellery (Jakarta Timur), yang menyajikan perhiasan dan aksesori gaya hidup halal.

BACA JUGA:  Koperasi dan UMKM Butuh Dukungan Pemasaran

UMKM ini telah mendapatkan manfaat dari dukungan BRI melalui akses ke modal melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan pembiayaan komersial, serta integrasi dengan layanan perbankan digital seperti BRImo, QRIS, dan fasilitas transaksi lainnya. Sistem dukungan komprehensif ini memungkinkan UMKM halal untuk memperluas jangkauan pasar mereka dan meningkatkan daya saing mereka di skala global.

Keberhasilan Halal Indo 2025 dan kontribusi BRI diakui oleh Eko S.A. Cahyanto, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, yang menyatakan kebanggaannya atas pencapaian acara tersebut. Dia mencatat bahwa transaksi sebesar Rp77 miliar dan kehadiran lebih dari 25.000 pengunjung menunjukkan potensi besar industri halal di Indonesia.

“Saya sangat senang dan bangga dengan Halal Indo 2025, yang jauh lebih baik, lebih meriah, dan lebih sukses daripada Halal Indo 2024,” kata Eko pada upacara penutupan.

“Oleh karena itu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Dyandra Promosindo atas kolaborasi mereka dengan Kementerian Perindustrian, para sponsor, peserta, pengunjung, dan semua pihak yang telah menyukseskan Halal Indo 2025.”

Peran aktif BRI dalam Halal Indo 2025 menggarisbawahi komitmennya untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan industri halal di Indonesia, mendorong inklusi keuangan, dan memberdayakan UMKM untuk berkembang di pasar global. D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB