Medan-Mediadelegasi: Merasa terancam, Salati Zebua (SZ) akhirnya melaporkan peristiwa yang mengancam dirinya saat bekerja sebagai resepsionis Hotel Mega Comfort Guest House, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis (25/09) lalu.
Pelapor SZ mengaku mengalami trauma berat dan ketakutan. Didampingi penasihat hukumnya Julius dari Kantor J.A.L Law Firm, pelapor mendatangi Polsek Helvetia, Selasa(7/10) mempertanyakan perkembangan dan tindaklanjut laporannya sejak 25 September lalu.
Informasi dihimpun, mengungkapkan, pihak pelapor beserta pengacaranya mendesak aparat kepolisian untuk segera bertindak cepat karena kejadian ini sudah memenuhi unsur pidana percobaan pembunuhan.
Julius berkeyakinan pihak kepolisian akan bekerja secara profesional dan menuntaskan kasus tersebut. “Semoga peristiwa serupa tidak terulang dan mengancam keselamatan pekerja hotel lainnya,” tegas Julius.
Peristiwa membuat trauma berat, saat SZ melayani check out dua orang pria tamu hotel salah satunya brinisial A. Sesuai ketentuan, setiap check out, tamu harus menyerahkan kunci kamar, membuat suasana cekcok, kedua tamu marah dan meninggalkan hotel.
Tak berselang lama, kedua pria itu datang lagi ke hotel membawa samurai dan melakukan penyerangan dengan melemparkan samurai kepada resepsionis SZ dan teman kerjanya.
Menurut SZ, saat itu pria brinisial A berteriak mengancam akan membunuh karyawan resepsionis. Aksi ini terekam kamera CCTV hotel. SZ pun membuat laporan ke Polsek Medan Helvetia. D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.







