Inovasi Pariwisata Geopark Vietnam: Pengalaman Unik di Tengah Keajaiban Alam

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dong Van Karst Plateau Geopark Vietnam (Foto:AIst)

Dong Van Karst Plateau Geopark Vietnam (Foto:AIst)

Vietnam-Mediadelegasi : Vietnam berambisi untuk mengembangkan potensi pariwisata berbasis alam, terutama dengan memanfaatkan geopark yang dimilikinya. Sektor ini dinilai memiliki peluang besar untuk tumbuh secara berkelanjutan, tanpa mengorbankan kelestarian alam dan tradisi lokal.

Menurut laporan VietnamPlus pada Rabu (5/11/2025), Vietnam saat ini memiliki empat Geopark Global UNESCO yang menjadi andalan, yaitu Dong Van Karst Plateau (diresmikan 2010), Non Nuoc Cao Bang (2018), Dak Nong (2020), dan Lang Son (2024). Keempatnya sering disebut sebagai “museum geologi hidup” karena memadukan lanskap alam yang spektakuler dengan kekayaan budaya dari berbagai kelompok etnis.

Geopark-geopark ini menawarkan kombinasi unik antara keindahan alam dan warisan budaya. Dong Van, misalnya, terkenal dengan panorama karst yang menakjubkan, serta tradisi masyarakat Mong, Dao, Lo Lo, dan Tay. Non Nuoc Cao Bang populer dengan jajaran pegunungan karst, aliran sungai yang saling terhubung, dan Air Terjun Ban Gioc yang ikonik. Wilayah ini juga menyimpan banyak temuan arkeologi yang berkaitan dengan suku Tay, Nung, dan Mong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Vietnam Tengah, Geopark Dak Nong menawarkan jaringan gua vulkanik basal yang sangat luas, serta tradisi gong dari suku M’Nong dan E De yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Sementara itu, Geopark Lang Son dikenal dengan formasi batuan kuno, gua-gua eksotis, dan kebudayaan etnik yang masih terjaga dengan baik.

BACA JUGA:  Pemkab Samosir Perlu Gelar Event Menyambut Wisatawan

Masing-masing daerah kemudian mengembangkan potensi tersebut menjadi produk wisata yang semakin menarik. Dong Van menjadi contoh yang paling menonjol, dengan berbagai ikon favorit seperti Ngarai Tu San, Sungai Nho Que, Jalur Ma Pi Leng, Menara Bendera Lung Cu, Istana Keluarga Vuong, hingga desa-desa etnik tradisional.

Saat ini, Dong Van memiliki empat rute wisata bertema dengan total 59 situs yang menarik untuk dikunjungi. Non Nuoc Cao Bang juga menawarkan empat rute dengan 57 destinasi, termasuk Air Terjun Ban Gioc, Gua Nguom Ngao, Taman Nasional Phia Oac-Phia Den, Pac Bo, serta desa Khuoi Ky dan Hoai Khao.

Di wilayah Dak Nong, pengelola mengembangkan tiga rute dengan 41 titik kunjungan, seperti Danau Ta Dung, Air Terjun Dray Sap, Penjara Dak Mil, dan Situs N’Trang Guh. Lang Son juga sedang dalam tahap penyelesaian empat rute yang menghubungkan 38 titik geologi dan budaya.

Namun, pariwisata geopark di Vietnam dinilai belum sepenuhnya berkembang. Tantangan utama yang dihadapi adalah peningkatan kualitas dan keberlanjutan produk wisata yang ditawarkan.

Dr. Nguyen Xuan Hai dari Vietnam National University of Agriculture menyoroti bahwa kendala utama adalah keragaman dan kualitas penawaran wisata. “Ada banyak sekali potensi geologis yang unik, misalnya hampir 50 gua vulkanik di Geopark Dak Nong yang belum diekspos dan dikembangkan sebagai destinasi wisata,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemandian Alam Siraisan Palas, Objek Wisata Yang Terlupakan

Untuk mengatasi hal ini, Dr. Nguyen Xuan Hai menawarkan konsep tiga level wisata geopark. Pertama, kategori ilmiah premium untuk para ahli dan peneliti. Kedua, paket eksplorasi-petualangan untuk pasar menengah, seperti trekking dan kayak. Ketiga, paket budaya untuk wisatawan umum yang fokus pada kuliner, festival, serta situs bersejarah.

Wakil Direktur A Dong Vidotour Travel and Trading Co., Ltd., Cao Quoc Chung, menambahkan bahwa wisata geopark harus memberikan pengalaman yang nyata di lapangan. “Wisata geopark harus memberikan pengalaman sensorik yang nyata dan memungkinkan pengunjung terlibat langsung dengan lanskap dan kisah-kisahnya,” katanya.

Cao Quoc Chung juga menekankan bahwa elemen ilmiah dan budaya harus menyatu secara alami, sehingga setiap destinasi memiliki cerita yang unik. Ia mengingatkan bahwa Dong Van, Cao Bang, dan Lang Son kini membentuk koridor wisata berkelanjutan di Vietnam bagian Timur Laut.

Namun, ia menegaskan perlunya diferensiasi produk wisata. “Harus ada pengembangan produk yang lebih beragam agar tiap destinasi tidak saling meniru dan bisa berkembang saling melengkapi,” pungkasnya.

Dengan pengembangan yang tepat, pariwisata geopark di Vietnam memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik wisata yang unik dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geopark Kebumen Resmi Jadi UNESCO Global Geopark
Bobby Optimis Wisata Danau Toba Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
GABPKIN Sumut Apresiasi Bobby Nasution Revitalisasi Cagar Budaya
Samosir Siap Sukseskan Kejuaraan Dunia Aquabike Jetski 2024
KMDT Dukung Rindy Manurung di Grand Final Puteri Pariwisata Indonesia 2024
Masyarakat Antusias Menonton F1H2O Power Boat di Balige
F1 Powerboat 2024 Segera Digelar, KMDT Apresiasi Pemerintah
Tiket F1Powerboat Danau Toba 2024 Sudah Dijual, Segini Harganya

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 13:07 WIB

Inovasi Pariwisata Geopark Vietnam: Pengalaman Unik di Tengah Keajaiban Alam

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:15 WIB

Geopark Kebumen Resmi Jadi UNESCO Global Geopark

Senin, 16 Juni 2025 - 23:58 WIB

Bobby Optimis Wisata Danau Toba Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 15 November 2024 - 12:43 WIB

GABPKIN Sumut Apresiasi Bobby Nasution Revitalisasi Cagar Budaya

Kamis, 14 November 2024 - 12:36 WIB

Samosir Siap Sukseskan Kejuaraan Dunia Aquabike Jetski 2024

Berita Terbaru