Medan-Mediadelegasi: Persaingan di segmen SUV menengah tampaknya bakal semakin memanas, terlebih setelah BYD kembali memperluas lini produknya untuk pasar global.
Kali ini, pabrikan asal China tersebut memperkenalkan BYD Sealion 5 DM-i, sebuah SUV plug-in hybrid (PHEV) yang digadang-gadang bakal menjadi model penjualan massal berikutnya.
Kehadiran Sealion 5 DM-i bukan hanya menjadi bukti keseriusan BYD dalam menggarap pasar Eropa, tetapi juga mempertegas strategi agresif mereka yang dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun sudah meluncurkan sembilan model berbeda di Inggris.
Kehadiran ini tentu menjadi sorotan, mengingat BYD masuk ke segmen yang dihuni nama-nama besar seperti Kia Sportage, Hyundai Tucson, hingga Nissan Qashqai, model yang selama bertahun-tahun mendominasi penjualan SUV keluarga.
Sealion 5 DM-i sendiri membawa konsep SUV berteknologi tinggi yang dirancang untuk menjembatani konsumen yang masih ingin merasakan efisiensi kendaraan listrik, tetapi belum siap sepenuhnya beralih ke EV murni.
BYD mengembangkan SUV ini dengan mengutamakan efisiensi, jarak tempuh, serta kenyamanan bagi keluarga modern.
Panjangnya mencapai 4.738 mm, lebih besar dari beberapa rival utamanya, dengan bagasi 520 liter yang membuatnya terasa relevan sebagai kendaraan keluarga harian.
Lebih jauh, BYD menghadirkan teknologi DM-i generasi terbaru yang dikenal irit, minim getaran, serta memiliki mode berkendara listrik yang cukup panjang untuk penggunaan sehari-hari.
Menariknya, Sealion 5 DM-i bukan hanya mengandalkan performa dan efisiensi, tetapi juga fitur modern yang membuatnya tampil kompetitif di pasar Eropa.
Mulai dari panel instrumen digital, layar sentuh besar khas BYD, hingga fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber daya listrik portabel.
Dengan paket selengkap ini, Sealion 5 DM-i berpotensi menjadi salah satu model kejutan BYD yang siap menggoyang dominasi merek-merek mapan.
Kapasitas baterai diterapkan dalam pasar Filipina dengan angka 12,96 kWh yang memungkinkan jangkauan listrik (EV mode) hingga sekitar 71 km, serta kombinasi jangkauan hybrid hingga 1.001 km.
Model DM-i BYD mempercayakan mesin bensin 1,5 liter dengan motor listrik untuk aplikasi plug-in hybrid, yang diklaim menghasilkan sekitar 194 hp dan torsi 300 Nm di konfigurasi Filipina.
Efisiensi jadi kunci strategi BYD, terutama menghadapi kompetisi SUV mid-size yang mulai memiliki varian elektrifikasi.
Dengan baterai yang cukup besar untuk mode listrik harian, mobil ini dapat menekan penggunaan bensin pada aktivitas sehari-hari. Pada perjalanan jauh, sistem hybrid memberikan fleksibelitas tanpa khawatir kehabisan stasiun pengisian listrik. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.







