Siklon Tropis Senyar di Aceh: Tak Hanya Manusia, Satwa Liar Pun Jadi Korban

Senin, 1 Desember 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkai gajah itu ditemukan di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Sabtu (29/11/2025). Foto: Ist.

Bangkai gajah itu ditemukan di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Sabtu (29/11/2025). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Bencana hidrometeorologi akibat siklon tropis Senyar yang melanda Aceh tidak hanya berdampak pada kehidupan manusia, tetapi juga pada satwa liar. Satu gajah sumatera ditemukan mati di antara timbunan kayu dan lumpur pascabanjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Bangkai gajah itu ditemukan di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, pada Sabtu (29/11/2025). Penemuan ini menambah daftar panjang dampak buruk dari bencana alam yang melanda Aceh dalam beberapa waktu terakhir.

Lokasi penemuan satwa itu berada di daerah terisolasi akibat banjir bandang luapan Sungai Meureudu. Akses menuju lokasi hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar dua jam, menunjukkan betapa sulitnya situasi di wilayah terdampak bencana.

Hingga saat ini, daerah terdampak banjir bandang di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, masih dipenuhi oleh lumpur tebal, pasir, dan puing-puing material bangunan serta kayu gelondongan. Kondisi ini mempersulit proses evakuasi dan penyaluran bantuan.

BACA JUGA:  Sterilisasi Lapas: 263 Narapidana High Risk Resmi "Dibuang" ke Nusakambangan

Banyak rumah warga hancur dan nyaris rata dengan tanah, meninggalkan puing-puing beton dan kayu berserakan. Pemandangan ini menggambarkan betapa dahsyatnya terjangan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Pemerintah Provinsi Aceh menyebutkan bahwa bencana kali ini menjadi yang terparah setelah gempa dan tsunami 2004. Dampak yang ditimbulkan sangat besar, baik dari segi korban jiwa, kerusakan infrastruktur, maupun kerugian ekonomi.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mendata hingga Minggu 30 November 2025, ada 20 orang meninggal dunia dan 18 lainnya masih hilang sejak banjir menerjang wilayah tersebut pada Rabu 26 November 2025. Jumlah ini diperkirakan masih bisa bertambah seiring dengan berjalannya proses pencarian dan evakuasi.

BACA JUGA:  KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid, Dua Kali Mangkir Pemeriksaan

Kematian gajah sumatera ini menjadi pengingat bahwa bencana alam tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga pada ekosistem dan keanekaragaman hayati. Satwa liar yang hidup di sekitar wilayah terdampak bencana juga menjadi korban dan membutuhkan perhatian.

Pemerintah dan berbagai pihak terkait perlu mengambil langkah-langkah untuk melindungi satwa liar yang terdampak bencana, seperti memberikan bantuan makanan dan tempat berlindung sementara, serta melakukan rehabilitasi habitat yang rusak.

Bencana siklon tropis Senyar di Aceh menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang pentingnya mitigasi bencana dan perlindungan lingkungan. Kita harus lebih peduli terhadap alam dan mengambil tindakan-tindakan untuk mengurangi risiko bencana di masa depan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah
Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi
Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat
Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat
KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Baru Suap Bea Cukai, Kasus Cukai Djarum Disorot
Putusan MA soal Gibran Picu Desakan DPR Tinjau Syarat Wakil Presiden
Kasus Suap ATR/BPN: KPK Periksa Dirut PT Kencana Jaya Property Terkait Lahan Bogor
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:12 WIB

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah

Selasa, 3 November 2026 - 16:26 WIB

Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Selasa, 3 November 2026 - 14:16 WIB

Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB