Menlu: PPTM 2026 Fokus Perlindungan Rakyat Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri luar negeri republik indonesia, Sugiono. (Foto:Ist)

Menteri luar negeri republik indonesia, Sugiono. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi: Menteri Luar Negeri (Menlu RI) , Sugiono, mengawali agenda besar Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 dengan suasana penuh empati. Bertempat di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Rabu (14/1/2026), ia secara khusus memberikan ruang di awal pidatonya untuk merespons situasi darurat di dalam negeri.

Dalam pembukaan pidato tersebut, Sugiono menyampaikan rasa duka yang mendalam bagi para korban bencana alam yang melanda wilayah Pulau Sumatera. Pernyataan ini menjadi cermin bahwa meskipun fokus kementerian berada pada ranah internasional, empati terhadap kondisi domestik tetap menjadi prioritas utama.

Menlu RI: PPTM 2026 Fokus Perlindungan Rakyat Indonesia

“Saya ingin memulai Pernyataan Pers Tahun 2026 ini dengan menyampaikan kembali dukacita kami yang mendalam atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta beberapa tempat lainnya,” ujar Sugiono dengan nada penuh simpati.

Mewakili seluruh jajaran Kementerian Luar Negeri sekaligus atas nama pribadi, ia mengungkapkan rasa belasungkawa kepada keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih. Sebagaimana diketahui, wilayah-wilayah tersebut baru saja dihantam bencana banjir bandang dan tanah longsor yang cukup dahsyat.

BACA JUGA:  Kampung Narkoba di Samarinda Beroperasi Seperti Kartel, Ada 21 Pengawas Bersenjata

Tak hanya sekadar berduka, Sugiono juga menyatakan optimismenya terhadap langkah-langkah pemulihan yang sedang diambil oleh pemerintah pusat dan daerah. Ia percaya bahwa sinergi berbagai pihak akan mampu memulihkan kondisi wilayah terdampak dalam waktu dekat.

“Kami yakin upaya rekonstruksi dan rehabilitasi yang sedang berlangsung akan segera menunjukkan hasilnya dan menempatkan kembali saudara-saudara kita dalam situasi yang lebih baik,” lanjutnya di hadapan para diplomat dan awak media yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga tidak lupa menyisipkan apresiasi yang tinggi bagi para petugas lapangan. Ia memberikan rasa hormat kepada semua pihak yang berdiri di garis terdepan dalam proses penanggulangan bencana dan evakuasi di seluruh Sumatera.

Baca juga : https://mediadelegasi.id/buku-broken-strings-karya-aurelie-moeremans-dilirik-ph/

Baginya, musibah ini menjadi pengingat yang sangat kuat mengenai tanggung jawab dasar sebuah negara terhadap rakyatnya. Sugiono menegaskan bahwa esensi dari keberadaan negara adalah memberikan perlindungan kepada seluruh warganya tanpa memandang batas geografis.

BACA JUGA:  Penggerebekan Senyap Pabrik Zenith Raksasa di Semarang

“Bencana ini menegaskan satu hal bahwa tugas negara adalah melindungi rakyatnya dalam situasi apa pun dan di mana pun. Dan dalam konteks ini, diplomasi Indonesia menemukan relevansinya yang paling besar dan paling mendasar,” tegas sang Menteri Luar Negeri (Menlu RI).

Pernyataan tersebut kemudian ditarik ke dalam visi besar kebijakan luar negeri di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Sugiono menekankan bahwa kebijakan internasional Indonesia tidak boleh terpisah dari realitas yang terjadi di akar rumput.

“Presiden Prabowo Subianto menegaskan satu prinsip yang sederhana namun merupakan fondasi kebijakan luar negeri yang selalu kita pegang teguh, that foreign policy begins at home,” ungkapnya menjelaskan filosofi diplomasi Indonesia.

Menutup bagian awal pidatonya, Menlu juga menggarisbawahi bahwa diplomasi harus menjadi instrumen nyata yang berangkat dari kebutuhan rakyat. Di tengah situasi dunia yang semakin tidak menentu, tugas diplomatik adalah memastikan rakyat Indonesia tetap aman, sejahtera, dan terlindungi.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua KY Minta Maaf ke MA, Luruskan Angka Pelanggaran Hakim Bukan Dampak Kenaikan Gaji
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Jilid IV, Gugat Pencekalan Terkait Kasus Ijazah Jokowi
Sidang Praperadilan Ketiga Roy Suryo: Polda Metro Jaya Hadirkan Ahli & Serahkan Bukti, Gugatan Rp206 Juta Menanti Putusan
Dony Oskaria: Keterlambatan Laporan Keuangan Danantara Akibat Proses Konsolidasi Ribuan BUMN
Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi
BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret
Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya
Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Ketua KY Minta Maaf ke MA, Luruskan Angka Pelanggaran Hakim Bukan Dampak Kenaikan Gaji

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Jilid IV, Gugat Pencekalan Terkait Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Dony Oskaria: Keterlambatan Laporan Keuangan Danantara Akibat Proses Konsolidasi Ribuan BUMN

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:30 WIB

BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret

Berita Terbaru