Perempatan Milo Mencekam, Dua Nyawa Melayang

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat mengevakuasi dua pemotor tewas dalam kecelakaan maut di Perempatan Milo Semarang. Foto: Ist.

Petugas saat mengevakuasi dua pemotor tewas dalam kecelakaan maut di Perempatan Milo Semarang. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Dua pengendara motor tewas dalam kecelakaan maut di Perempatan Milo, Jalan Brigjen Katamso, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/2/2026) dini hari. Insiden tragis ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa di jalanan.

Kedua korban adalah Kusdiyantoro (27), warga Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, yang mengendarai motor Honda Scoopy, dan Jumadi (51), warga Semarang Selatan, yang mengendarai motor Honda Supra. Keduanya meregang nyawa akibat luka berat di bagian kepala.

Duka di Perempatan Milo: Unggahan Medsos dan Respons Polisi

Informasi mengenai kecelakaan ini dengan cepat menyebar di media sosial, menimbulkan keprihatinan dan duka cita dari warganet. Akun Instagram @kejadiansmg menulis, “Innalillahi, kecelakaan dini hari tadi lur, lokasi di perempatan Milo. Kecelakaan melibatkan motor Supra vs Scoopy. Kecelakaan mengakibatkan 2 orang MD, semoga ditempatkan disisi Tuhan YME.”

Kasubnit Gakkum II Satlantas Polrestabes Semarang Iptu Novita membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.50 WIB. Tim dari kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti.

BACA JUGA:  Seleksi Wawancara PVN Batch 3 Berlangsung 10–15 Juli 2026, Ini Ketentuannya

Berdasarkan kronologi yang berhasil dihimpun, motor Honda Scoopy yang dikendarai Kusdiyantoro melaju dari arah utara di Jalan Dr Cipto menuju selatan, arah Kompol Maksum. Saat melintas di perempatan dengan traffic light menyala flashing, terjadi tabrakan dengan Honda Supra yang dikendarai Jumadi. Honda Supra diketahui melaju dari arah timur ke barat, dari Jalan Brigjen Sudarto menuju Simpang Lima.

“Sepeda motor Scoopy saat melintas di persimpangan Traffic Light yang menyala flashing diduga pengendara kurang waspada pandangan depan dan tidak mengurangi kecepatan, sehingga terjadi laka lantas dengan sepeda motor Honda Supra,” ujar Iptu Novita, menjelaskan dugaan penyebab kecelakaan.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/tarawih-di-tapteng-bobby-beri-semangat-warga/

Benturan keras membuat kedua pengendara terpental dan terjatuh di aspal bersama kendaraannya. Salah satu korban terlihat mengeluarkan banyak darah dari tubuhnya, sementara kedua motor mengalami kerusakan parah. Kondisi ini menggambarkan betapa dahsyatnya benturan yang terjadi.

BACA JUGA:  Gempa M 7,6 Guncang Melonguane Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Petugas medis yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan pemeriksaan terhadap kedua korban. Namun, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan akibat luka yang terlalu parah. Jenazah kedua korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut.

Kecelakaan maut ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas. Kondisi jalan yang sepi pada dini hari seringkali membuat pengendara cenderung lalai dan memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Hingga kini, kecelakaan maut di Perempatan Milo Semarang masih dalam penanganan kepolisian. Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan menentukan pihak yang bertanggung jawab. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter
Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini
Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi
Presiden Prabowo Panggil Para Menteri Rapat Terbatas di Istana Bahas Agenda Strategis
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan PN Jaktim Komitmen Usut Ijazah Jokowi Tak Surut
Bareskrim Polri Tangkap Bandar Besar Narkoba Rokan Hilir Haradongan Simanjuntak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:53 WIB

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:29 WIB

Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:41 WIB

Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi

Berita Terbaru