Presiden Iran Minta Maaf atas Serangan ke Negara Tetangga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Foto: Ist.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Foto: Ist.

Teheran-Mediadelegasi: Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah negara tetangga yang terdampak serangan militer Iran. Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu (7/3) setelah ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat akibat konflik yang melibatkan Iran.

Permintaan maaf tersebut ditujukan kepada beberapa negara di kawasan Teluk dan Timur Tengah yang wilayahnya menjadi lokasi serangan. Iran sebelumnya meluncurkan serangan ke beberapa negara yang diduga menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Presiden Iran Tegaskan Serangan Targetkan Pangkalan Militer AS

Negara-negara yang terdampak antara lain Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Yordania, serta Bahrain. Serangan tersebut disebut menargetkan fasilitas militer yang digunakan oleh pasukan Amerika Serikat di wilayah negara-negara tersebut.

Langkah militer itu dilakukan sebagai respons atas operasi militer gabungan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran sebelumnya. Ketegangan ini memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

BACA JUGA:  Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Afghanistan, Puluhan Tewas dan Ratusan Luka-Luka

Dalam pernyataannya, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak bermaksud menyerang negara-negara tetangganya secara langsung. Ia menyebut target utama dari serangan tersebut adalah instalasi militer milik Amerika Serikat.

“Saya harus meminta maaf atas nama pribadi dan atas nama Iran kepada negara-negara tetangga yang diserang Iran,” ujar Pezeshkian seperti dikutip dari AFP.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/hibah-rp350-juta-diserahkan-bobby-nasution-untuk-masjid/

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Iran telah mengambil keputusan untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara di kawasan tersebut. Keputusan itu diambil dalam rapat dewan kepemimpinan sementara Iran.

Menurut Pezeshkian, pemerintah Iran telah sepakat untuk tidak lagi melakukan serangan terhadap negara tetangga selama mereka tidak terlibat langsung dalam serangan terhadap Iran.

BACA JUGA:  Gempa M 6,7 Guncang Jepang Timur Laut, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Ia menekankan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk mencegah konflik meluas di kawasan Timur Tengah. Iran, kata dia, tetap menginginkan stabilitas hubungan dengan negara-negara di sekitarnya.

Meski demikian, Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan menyerah terhadap tekanan dari Israel maupun Amerika Serikat. Ia menyatakan negaranya akan tetap mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional.

Menurutnya, rakyat Iran tidak akan tunduk pada tekanan atau ancaman dari pihak mana pun. Ia menegaskan semangat perlawanan masyarakat Iran tetap kuat meskipun konflik terus berlangsung.

Pezeshkian juga menyampaikan bahwa Iran akan terus mempertahankan posisinya dalam menghadapi tekanan internasional. Ia menegaskan bahwa keinginan pihak luar untuk memaksa Iran menyerah tidak akan pernah terwujud. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Presiden Iran Minta Maaf atas Serangan ke Negara Tetangga”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok
Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026
Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki
Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang
24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan
Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Korban Gempa NTT
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:11 WIB

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 11:50 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 12:03 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup

Berita Terbaru