Deliserdang-Mediadelegasi: Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang menembus angka Rp 17.650 turut berdampak pada meroketnya harga suku cadang kendaraan. Lonjakan harga ini memaksa para pemilik bengkel untuk menaikkan harga jual produk mereka terutama oli yang mengalami peningkatan harga paling besar.
Harga pelumas atau oli kendaraan di pasaran Banjarmasin mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi tersebut berdampak pada operasional sejumlah bengkel yang terpaksa menyesuaikan biaya pelayanan kepada konsumen.
Salah satunya dirasakan pemilik bengkel sembiring. Di deliserdang(22/05/2026)
Ia mengatakan harga oli di tingkat distributor yang sebelumnya berkisar Rp43 ribu kini naik menjadi sekitar Rp57 ribu per kemasan. Menurutnya, kenaikan mulai terasa seiring meningkatnya harga berbagai komoditas di pasaran.
Masyarakat berharap harga pelumas kendaraan dapat kembali stabil dalam waktu dekat.
Pasalnya, kenaikan harga oli dinilai semakin menambah beban ekonomi warga di tengah naiknya sejumlah kebutuhan pokok lainnya.D|Red






