Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun Bangun Infrastruktur, Fokus Jalan dan Jembatan Tahun 2026

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers penyampaian rencana pembangunan infrastruktur tahun 2026 di Lingkungan Pemprov Sumut, Selasa (26/5/2026). Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Sumut, Chandra Dalimunthe (kiri), menjelaskan alokasi anggaran sebesar Rp1,372 triliun untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan, menargetkan pembangunan 141 kilometer jalan baru melalui Program PHTC dan PSD guna meningkatkan konektivitas wilayah. Foto: Ist.

Konferensi pers penyampaian rencana pembangunan infrastruktur tahun 2026 di Lingkungan Pemprov Sumut, Selasa (26/5/2026). Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Sumut, Chandra Dalimunthe (kiri), menjelaskan alokasi anggaran sebesar Rp1,372 triliun untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan, menargetkan pembangunan 141 kilometer jalan baru melalui Program PHTC dan PSD guna meningkatkan konektivitas wilayah. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) secara resmi menganggarkan dana besar senilai Rp1,372 triliun khusus untuk pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur pada tahun anggaran 2026. Anggaran raksasa ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat atau disingkat PHTC, di bawah payung kebijakan Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI) yang menjadi program unggulan Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Sumut, Chandra Dalimunthe, memaparkan rincian alokasi dana tersebut dalam konferensi pers yang digelar di Lobby Dekranasda, Kompleks Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Selasa, 26 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa nilai fantastis tersebut tidak hanya digunakan untuk satu jenis pekerjaan saja, melainkan terbagi ke dalam beberapa program prioritas yang saling mendukung kemajuan daerah.

“Anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan di tahun 2026 ini ada sebesar Rp1.372.497.925.000. Anggaran ini dibagi untuk program PHTC, dukungan program Proyek Strategis Daerah (PSD) dan lainnya,” ungkap Chandra, menjelaskan bahwa pembagian ini dilakukan agar pembangunan merata dan tepat sasaran sesuai kebutuhan di setiap wilayah kabupaten dan kota.

Fokus utama dari kebijakan ini adalah mewujudkan konektivitas wilayah yang lebih baik, memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke daerah-daerah terpencil. Melalui program INSTANSI, Pemprov berkomitmen menyelesaikan pekerjaan pembangunan dengan standar kualitas tinggi namun tetap berjalan cepat dan tepat waktu.

BACA JUGA:  Gubernur Sumut Bobby Nasution Terima Opini WTP dari BPK RI

Dari total anggaran yang ada, porsi terbesar pertama dialokasikan khusus untuk mendukung Program Hasil Terbaik Cepat. Untuk program ini saja, Pemprov Sumut menyiapkan dana sebesar Rp672,22 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai pelaksanaan 52 kegiatan utama yang mencakup pembangunan jalan baru, peningkatan kualitas jalan eksisting, hingga pembangunan jembatan strategis penghubung antarkawasan.

Chandra merinci, dengan anggaran tersebut, target fisik yang akan diselesaikan meliputi pembangunan jalan baru sepanjang 86 kilometer. Selain jalan baru, ada pula kegiatan pemeliharaan berkala sepanjang 11,91 kilometer, serta rehabilitasi jalan rusak sepanjang 1 kilometer agar kembali layak dilalui kendaraan. Tak hanya jalan, penanganan struktur penahan tanah juga menjadi perhatian.

“Anggaran ini diperuntukkan… pembangunan turap/talud/bronjong sebanyak 17 titik, pembangunan jembatan sepanjang 32 meter, penggantian lantai jembatan sepanjang 25 meter dan pembangunan saluran drainase sepanjang 250 meter,” jelas Chandra, menambahkan bahwa saluran air dibangun untuk mencegah genangan dan kerusakan jalan akibat banjir.

Selain program percepatan, Pemprov juga menyiapkan anggaran khusus sebesar Rp320,2 miliar untuk mendukung Proyek Strategis Daerah. Program ini memiliki fokus yang sedikit berbeda, yaitu pembukaan dan pembangunan ruas jalan baru yang berfungsi sebagai penghubung wilayah-wilayah yang selama ini terisolir atau terputus aksesnya, serta jalan yang menuju kawasan potensial seperti pusat pertumbuhan ekonomi dan wisata.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Serius Kembalikan Kejayaan "Ayam Kinantan" PSMS Medan

Melalui delapan kegiatan utama di bawah program PSD ini, pemerintah menargetkan pembangunan jalan baru sepanjang 55 kilometer. Harapannya, jalan-jalan ini dapat membuka keterisolasian desa-desa dan mempermudah masyarakat dalam mengakses fasilitas umum maupun memasarkan hasil bumi mereka ke pasar yang lebih luas.

Chandra juga memaparkan kondisi eksisting jalan provinsi yang menjadi dasar perencanaan jangka panjang. Saat ini, tercatat kondisi jalan yang sudah tergolong mantap dan layak digunakan di seluruh Sumut mencapai 74,12 persen atau setara dengan 3.006 kilometer. Angka ini menunjukkan kemajuan, namun masih menyisakan pekerjaan rumah besar.

Sisanya, sekitar 25,88 persen dari total panjang jalan provinsi masih dalam kondisi rusak, baik yang tergolong rusak ringan maupun rusak berat. Kondisi ini menjadi prioritas perbaikan bertahap, mengingat keterbatasan anggaran yang harus dibagi dengan kebutuhan pembangunan sektor lain. Penanganan dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

“Untuk tahun ini dari program PHTC dan PSD ada 141 kilometer jalan yang akan kita bangun,” tegas Chandra. Ia menambahkan, langkah bertahap ini dilakukan agar setiap ruas yang dibangun memiliki kualitas tahan lama, sehingga investasi pembangunan infrastruktur senilai triliunan rupiah ini benar-benar bermanfaat maksimal bagi kemajuan Sumatera Utara. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Rp484 Miliar Tower B RS Haji Medan Dipertanyakan, Pemprov: Angka Belum Mutlak dan Bisa Lebih Murah
Pemprov Sumut Siap Gelar INACRAF di Medan, Usulkan Gabungkan dengan PRSU 2027
Bobby Nasution Minta Persiapan MTQ ke-40 Sumut Dipersiapkan Matang, Targetkan Kesan Mendalam
Ketika “Engkau” Membentuk “Kita”: Au Do Ho, Ho Do Au: Etika Kita
Polsek Sunggal Gerebek Lokasi Sabung Ayam, Tembakan Peringatan Meledak Saat Pelaku Coba Kabur
Bentrokan Berdarah di Kebun Sawit Kuala Piasa: 2 Karyawan Luka Tembak, Polisi Selidiki Aktor di Balik Penjarahan
Operasi Lima Hari Polda Sumut: 342 Pelaku Ditangkap, Ratusan Gram Narkoba Disita, Puluhan Sarana Peredaran Dibakar
Oknum Polres Tapteng Ditangkap Terlibat Edar Narkoba, Simpan 204 Gram Sabu di Mobil dan Positif Pakai

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:08 WIB

Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun Bangun Infrastruktur, Fokus Jalan dan Jembatan Tahun 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 15:03 WIB

Anggaran Rp484 Miliar Tower B RS Haji Medan Dipertanyakan, Pemprov: Angka Belum Mutlak dan Bisa Lebih Murah

Senin, 25 Mei 2026 - 14:56 WIB

Pemprov Sumut Siap Gelar INACRAF di Medan, Usulkan Gabungkan dengan PRSU 2027

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:42 WIB

Bobby Nasution Minta Persiapan MTQ ke-40 Sumut Dipersiapkan Matang, Targetkan Kesan Mendalam

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:17 WIB

Ketika “Engkau” Membentuk “Kita”: Au Do Ho, Ho Do Au: Etika Kita

Berita Terbaru

Foto: DMN

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Polsek Kualuh Hulu Sembelih Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Dhuafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:19 WIB

Foto: GS

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Pemkab Labura Salurkan 92 Ekor Lembu Qurban untuk Masyarakat Sambut Iduladha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:50 WIB