Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa yang digerakkan oleh BEM USU dan sejumlah elemen gerakan terlihat berjalan beriringan sambil membawa spanduk dan tulisan aspirasi saat menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Gedung DPRD Sumatera Utara, Medan, Senin (15/6/2026). Foto: Ist.

Mahasiswa yang digerakkan oleh BEM USU dan sejumlah elemen gerakan terlihat berjalan beriringan sambil membawa spanduk dan tulisan aspirasi saat menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Gedung DPRD Sumatera Utara, Medan, Senin (15/6/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gelombang protes mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah pusat dan daerah terus meluas. Pada Senin (15/6/2026) siang, ratusan mahasiswa yang dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (BEM USU) bersama berbagai elemen gerakan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan.

Dalam aksi ini, massa membawa “rapor merah” untuk awal pemerintahan Prabowo-Gibran serta pemerintah daerah. Mereka menilai banyak kebijakan saat ini yang belum berpihak pada kesejahteraan rakyat, mulai dari sektor ekonomi, sosial, hingga pendidikan.

Sorotan Pengamanan: Sinergitas vs Kritik Sipil
Untuk mengawal jalannya aksi, sebanyak 620 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dikerahkan ke lokasi. Selain menyiagakan personel, petugas juga menerapkan skema pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Imam Bonjol guna mengantisipasi kemacetan total.

Namun, kehadiran personel TNI dalam pengamanan unjuk rasa ini sempat memicu kritik dari sejumlah kelompok masyarakat sipil. Menanggapi sorotan tersebut, Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP Dhana Nur Kurniawan, menegaskan bahwa keterlibatan TNI murni bagian dari kolaborasi.

BACA JUGA:  Kiat Damkar Medan Guna Pencapaian Respon Time 15 Menit

“Ini kan kita sama-sama membangun, makanya TNI-Polri harus ini. Karena kita harus sinergitas,” ujar Dhana di lokasi pengamanan.

Berbeda dengan aksi di beberapa kota lain yang dimulai sejak pagi, massa aksi di Medan baru mulai berkumpul dan memadati kawasan DPRD Sumut pada siang hari.

Tolak Makanan Bergizi Gratis, Ini 9 Tuntutan BEM USU
Dalam orasinya, mahasiswa membawa 9 tuntutan utama yang dinilai mendesak dan bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak. Salah satu yang paling disorot adalah desakan untuk mengevaluasi program unggulan pemerintah pusat dan mengembalikan fokus pada sektor pendidikan.

Berikut adalah 9 poin tuntutan yang dibawa oleh massa aksi:

  • Evaluasi Program MBG: Meminta pemerintah menghentikan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan dialihkan ke program pemenuhan gizi yang lebih efektif dan efisien.
  • Prioritas Pendidikan: Mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mengembalikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama nasional.
  • Pelayanan Publik Daerah: Mendesak pemerintah daerah mengevaluasi total kualitas layanan listrik dan air bersih, menyusul keluhan warga Medan terkait pemadaman bergilir dan krisis air.
  • Stabilitas BBM: Menuntut stabilitas harga BBM dan pengawasan ketat distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
  • Transparansi Anggaran: Meminta efisiensi serta transparansi alokasi APBN dan APBD untuk program yang benar-benar prioritas.
  • Tolak Dwifungsi Polri: Menolak tegas segala bentuk dwifungsi Polri dan menuntut akuntabilitas internal kepolisian.
  • RUU Masyarakat Adat: Mendesak percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat.
  • Penanggulangan Bencana & Tambang Ilegal: Menuntut pertanggungjawaban penanganan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, serta sanksi tegas bagi pelaku tambang ilegal.
  • Janji Lapangan Kerja: Menagih janji politik Prabowo-Gibran untuk membuka 19 juta lapangan pekerjaan.
BACA JUGA:  Update Hasil Real Count Pilpres 2024, Senin, 18 Maret: Anies-Imin, Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud

Hingga sore hari, situasi di sekitar Gedung DPRD Sumut dilaporkan masih dalam pengamanan ketat. Kendati arus lalu lintas mengalami penyesuaian, penyampaian aspirasi oleh elemen mahasiswa ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Sekadar Rayakan HUT Golkar, Maruli Siahaan Hadirkan Kepedulian untuk 200 Pejuang Kehidupan di Medan
BPK Bongkar Masalah Beton Lapangan Merdeka Medan, Rp27,83 Miliar Jadi Sorotan
Miliaran Rupiah untuk BBM, BPK Temukan Masalah di Dishub Medan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak
Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa
Satu Barisan Lawan Narkoba, Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Polda Sumut
HUT ke-62 Golkar: Andar Amin Harahap Pimpin Ziarah di TMP Medan
BMKG: 1.297 Titik Panas Terdeteksi, Sumatera Paling Banyak, Asap Menyebar Luas
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Sekadar Rayakan HUT Golkar, Maruli Siahaan Hadirkan Kepedulian untuk 200 Pejuang Kehidupan di Medan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:40 WIB

BPK Bongkar Masalah Beton Lapangan Merdeka Medan, Rp27,83 Miliar Jadi Sorotan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Miliaran Rupiah untuk BBM, BPK Temukan Masalah di Dishub Medan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa

Berita Terbaru