Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Sasar 20.000 Peserta

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, menyampaikan keterangan resmi terkait dibukanya pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 yang menargetkan 20.000 peserta mulai 19 Juni hingga 9 Juli 2026. Foto: Ist.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, menyampaikan keterangan resmi terkait dibukanya pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 yang menargetkan 20.000 peserta mulai 19 Juni hingga 9 Juli 2026. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi membuka pendaftaran untuk Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) gelombang ketiga atau Batch 3. Pendaftaran berlangsung mulai tanggal 19 Juni hingga 9 Juli 2026, dengan menargetkan sebanyak 20.000 peserta yang tersebar di berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

Program ini akan diselenggarakan melalui sejumlah lembaga pelatihan milik pemerintah, antara lain Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengajak seluruh masyarakat yang masuk dalam usia kerja untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. Menurutnya, pelatihan ini menjadi sarana tepat guna meningkatkan kompetensi dan daya saing dalam menghadapi persaingan di dunia kerja.

“Program Pelatihan Vokasi Nasional merupakan wujud nyata komitmen Kemnaker untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar semakin siap bersaing dan berkontribusi secara maksimal,” ujar Darmawansyah dalam siaran pers yang diterbitkan Biro Humas Kemnaker pada Sabtu (20/6/2026).

BACA JUGA:  Sidang Kasus K3: Pembelaan Noel, Praktik Korupsi Sudah Ada Sebelum Menjabat

Ia menjelaskan bahwa peningkatan keterampilan dan keahlian tenaga kerja menjadi faktor kunci utama guna menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus mengalami perkembangan dan perubahan seiring kemajuan zaman. Oleh karena itu, akses terhadap pelatihan yang relevan harus terus diperluas.

“Kami ingin memastikan setiap lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pelatihan berkualitas. Melalui program ini, peserta dapat mengasah kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh pasar kerja saat ini,” tambahnya.

Bagi calon peserta yang berminat mengikuti PVN Batch 3, terdapat syarat dan tata cara pendaftaran yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah wajib memiliki akun resmi di platform SIAPkerja, kemudian memilih jenis program pelatihan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan masing-masing.

Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengisi Asesmen Kecocokan Kerja atau SPI serta Asesmen Penilaian Diri, meskipun langkah ini bersifat opsional dan tidak menjadi syarat mutlak untuk dapat mengikuti proses seleksi lebih lanjut.

Secara rinci, tahapan pelaksanaan PVN Batch 3 dimulai dari masa pendaftaran yang ditutup tepat pada 9 Juli 2026 pukul 23.59 WIB. Berikutnya, panitia akan melaksanakan proses seleksi dan wawancara bagi seluruh pendaftar pada rentang waktu 10 hingga 15 Juli 2026.

BACA JUGA:  Under Invoicing CPO, Negara Berpotensi Kehilangan Pajak Besar

Hasil seleksi akan diumumkan secara resmi pada tanggal 16 Juli 2026, sehingga peserta dapat segera mempersiapkan diri. Adapun kegiatan pembukaan atau kickoff sekaligus orientasi bagi peserta yang dinyatakan lolos dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2026 mendatang.

Darmawansyah menegaskan bahwa pelatihan vokasi bukan sekadar kegiatan biasa, melainkan sebuah investasi jangka panjang bagi masa depan. Semakin tinggi dan relevan keahlian yang dimiliki, semakin besar pula peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Dengan kompetensi yang memadai, seseorang tidak hanya lebih mudah diterima bekerja, tetapi juga memiliki bekal untuk mengembangkan usaha sendiri. Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi positif bagi peningkatan produktivitas tenaga kerja dan perekonomian nasional secara keseluruhan,” pungkasnya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128 Kg Sabu, Lima Tersangka Diamankan
Polres Lhokseumawe Musnahkan Ladang Ganja Seluas 2 Hektare, Dua Tersangka Diamankan
Sengkarut Sekolah Rakyat: Desain Dikebut, Anggaran Macet, dan Jeritan Arsitek yang Belum Dibayar
Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa, Lanjutan Proses Berkas P21
Pernyataan Sony Sonjaya Diragukan Kredibilitasnya, Pengunduran Diri Kuasa Hukum Perkuat Keraguan Publik
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabarkan Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Advokasi Tuding Ada Intervensi Politik
Bank Indonesia Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,75 Persen, Jaga Stabilitas Rupiah dan Inflasi
Usai Magang, Menaker Ajak Peserta MagangHub Batch III Ikuti Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Kerja
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:41 WIB

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128 Kg Sabu, Lima Tersangka Diamankan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:10 WIB

Polres Lhokseumawe Musnahkan Ladang Ganja Seluas 2 Hektare, Dua Tersangka Diamankan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:46 WIB

Sengkarut Sekolah Rakyat: Desain Dikebut, Anggaran Macet, dan Jeritan Arsitek yang Belum Dibayar

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:24 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa, Lanjutan Proses Berkas P21

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:14 WIB

Pernyataan Sony Sonjaya Diragukan Kredibilitasnya, Pengunduran Diri Kuasa Hukum Perkuat Keraguan Publik

Berita Terbaru