Usulan Hentikan Latsarmil: Komisi I DPR Minta Materi Pelatihan Calon Manajer Kopdes Lebih Relevan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/6/2026). Foto: Ist.

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/6/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, meminta agar pendidikan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tetap dilanjutkan, namun tanpa memasukkan materi latihan dasar kemiliteran atau latsarmil. Politikus dari PDI Perjuangan ini menilai pendekatan militer tidak lagi sesuai dan telah menimbulkan risiko yang membahayakan keselamatan peserta.

Menurut TB Hasanuddin, pelatihan untuk meningkatkan kemampuan manajemen koperasi tetap sangat dibutuhkan demi memajukan perekonomian masyarakat di tingkat desa. Namun, ia menegaskan bahwa unsur latihan militer yang telah merenggut nyawa peserta sudah saatnya dihentikan dan diganti dengan metode pembinaan yang lebih selaras dengan tugas pokok mereka.

“Pelatihan manajemen koperasi harus tetap berjalan karena sangat dibutuhkan. Namun latihan dasar kemiliteran yang justru merenggut nyawa peserta sudah saatnya dihentikan dan diganti dengan metode pembinaan yang lebih relevan dengan tugas mereka,” ujar TB Hasanuddin dalam pernyataannya, Sabtu (27/6/2026).

Usulan ini disampaikan setelah Kementerian Pertahanan mengumumkan adanya satu lagi peserta yang meninggal dunia saat menjalani rangkaian pelatihan tersebut. Peristiwa ini menjadikan jumlah korban jiwa akibat mengikuti latsarmil bertambah menjadi lima orang hingga saat ini.

BACA JUGA:  Kasus Korupsi Alutsista: Brigjen TNI Teddy Hernayadi Divonis Seumur Hidup, Menhan Sjafrie Ungkap Ketegasan Hukum Militer

TB Hasanuddin menekankan bahwa kejadian ini harus menjadi titik balik untuk memperbaiki desain dan materi pendidikan bagi calon pengelola koperasi yang dibentuk pemerintah. Tujuan membangun sumber daya manusia yang unggul tetap harus dicapai, namun tidak boleh mengorbankan keselamatan dan nyawa para peserta.

“Sehingga tujuan membangun sumber daya manusia unggul dapat tercapai tanpa mengorbankan keselamatan para peserta,” tegasnya. Ia menilai ada ketidaksesuaian antara beban latihan dengan kebutuhan tugas yang akan dijalankan para peserta nantinya.

Tugas utama para calon manajer koperasi adalah mengelola usaha secara profesional, menyusun strategi pengembangan, memperkuat tata kelola lembaga, serta memberdayakan potensi ekonomi masyarakat. Peran ini tidak memerlukan latihan fisik yang mengikuti standar kemiliteran.

“Karena itu, materi pelatihan seharusnya lebih berfokus pada kompetensi manajerial, kepemimpinan, kewirausahaan, akuntansi, serta pengelolaan koperasi, bukan latihan fisik bergaya militer yang berisiko tinggi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan juga mengonfirmasi penambahan satu korban jiwa terbaru. Kepala BPSDM Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Nola Dya Sari, peserta yang mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan Bela Negara Kalimantan.

BACA JUGA:  Kemhan Tegaskan Unhan Tidak Larang Hijab, Akan Sempurnakan Aturan Seragam Kadet Perempuan

Berdasarkan keterangan resmi, pada hari kejadian Jumat (26/6/2026), Nola masih aktif mengikuti pembelajaran di ruang kelas tanpa keluhan kesehatan. Namun, sekitar pukul 18.45 WIB, ia tiba-tiba mengeluhkan sesak napas dan rasa panas di seluruh tubuh.

Tim kesehatan segera memberikan pertolongan awal dan merujuknya ke RS Singkawang, kemudian dilanjutkan ke RSUD Abdul Azis. Meskipun sempat ditangani secara intensif termasuk tindakan resusitasi saat henti jantung, kondisi Nola tidak membaik dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.03 WIB.

Sebelumnya, tercatat empat peserta lain juga meninggal dunia selama mengikuti program ini. Mereka adalah Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh, Novia Rahmadhani Sihotang, dan Muhammad Rifki Renaldi Gunawan. Pemerintah terus mengevaluasi seluruh proses penyelenggaraan guna mencegah peristiwa serupa terulang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua GCP: Saya Di-prank, KPU Harus Bertanggung Jawab Polemik Ijazah Gibran
Febrie Adriansyah Didakwa Peras Rp55 Miliar dari Tan Kian Agar Tak Jadi Tersangka Jiwasraya
KPK Panggil Eks Bupati Tapsel & Madina, 15 Saksi Diperiksa Pengembangan Korupsi Jalan Sumut
Gibran Buka Suara: Kuliah S1 di Singapura Bukti Telah Lulus Pendidikan Sebelumnya
Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Bawa Putusan MK soal Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA
KPK Masih Tunggu Nusron Wahid Hadir, 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor Sudah Ditetapkan
Pakar Hukum: MK Tetap dalam Koridor Kewenangan, Alihkan Masalah Gibran ke Jalur Pemakzulan
Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, PC PMII Desak Pemerintah Perkuat Langkah Konkret dan Penanganan Sumber Asap
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Ketua GCP: Saya Di-prank, KPU Harus Bertanggung Jawab Polemik Ijazah Gibran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Febrie Adriansyah Didakwa Peras Rp55 Miliar dari Tan Kian Agar Tak Jadi Tersangka Jiwasraya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15 WIB

KPK Panggil Eks Bupati Tapsel & Madina, 15 Saksi Diperiksa Pengembangan Korupsi Jalan Sumut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Gibran Buka Suara: Kuliah S1 di Singapura Bukti Telah Lulus Pendidikan Sebelumnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Bawa Putusan MK soal Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB