BEM Nusantara Provinsi Jambi Gelar Aksi Simbolis Nyalakan Lilin dan Orasi, Serukan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mahasiswa BEM Nusantara Jambi gelar aksi damai nyalakan lilin di Tugu Keris Siginjai, mendesak pengusutan tuntas kasus korupsi besar tanpa pandang kedudukan.

Foto: Mahasiswa BEM Nusantara Jambi gelar aksi damai nyalakan lilin di Tugu Keris Siginjai, mendesak pengusutan tuntas kasus korupsi besar tanpa pandang kedudukan.

Jambi-Mediadelegasi: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Provinsi Jambi menggelar aksi simbolis dengan menyalakan lilin dan menyampaikan orasi sebagai bentuk kepedulian terhadap agenda pemberantasan korupsi di Indonesia. Aksi tersebut menjadi bagian dari penyampaian ultimatum moral kepada seluruh aparat penegak hukum agar menjalankan proses penegakan hukum secara profesional, transparan, objektif, dan bebas dari segala bentuk intervensi.

Aksi yang berlangsung secara damai ini diikuti oleh pengurus dan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Provinsi Jambi. Lilin yang dinyalakan menjadi simbol harapan agar penegakan hukum tetap menjadi cahaya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Sementara itu, orasi yang disampaikan menegaskan komitmen mahasiswa untuk terus mengawal proses pemberantasan korupsi sebagai bagian dari tanggung jawab moral dalam menjaga cita-cita konstitusi.

Dalam aksi tersebut, BEM Nusantara Provinsi Jambi menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, mendukung dan mendorong aparat penegak hukum mengusut secara tuntas, komprehensif, dan objektif seluruh dugaan mega korupsi, termasuk pada sektor pengadaan batubara, PT Krakatau Steel, PT ASABRI, maupun perkara korupsi lainnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kedua, mendorong proses pengusutan terhadap dugaan mega korupsi yang melibatkan Febri Adriansyah dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Ketiga, memberikan dukungan kepada Presiden Republik Indonesia agar tetap bersikap tegas dan konsisten dalam pemberantasan tindak pidana korupsi terhadap siapa pun tanpa memandang jabatan maupun kedudukan.

BACA JUGA:  PKC PMII Sumut: Isu yang Menyeret Jampidsus Harus Diusut Transparan, Pemberantasan Korupsi Tidak Boleh Tebang Pilih

Koordinator BEM Nusantara Provinsi Jambi, Fadhil menyampaikan bahwa gerakan ini tidak ditujukan untuk menghakimi pihak mana pun, melainkan sebagai bentuk pengawasan publik agar setiap dugaan tindak pidana korupsi diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami hadir membawa suara moral mahasiswa. Kami meminta agar seluruh dugaan tindak pidana korupsi diproses secara terbuka, profesional, dan tanpa perlakuan berbeda terhadap siapa pun. Negara hukum harus menjamin bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.”

Melalui aksi simbolis tersebut, BEM Nusantara Provinsi Jambi berharap seluruh institusi penegak hukum semakin memperkuat komitmen dalam menciptakan proses hukum yang bersih, independen, dan berkeadilan. Mahasiswa juga menegaskan akan terus mengawal setiap perkembangan penanganan perkara korupsi sebagai bagian dari kontrol sosial demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berintegritas. D|Red.

BACA JUGA:  DPR Soroti Perpres MBG: Desak Aturan Sanksi, Keamanan Pangan, dan Batasan Produksi Dapur

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Ivan

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengacara Roy Suryo: Praperadilan Ganti Rugi Berpotensi Cacat Formil
Kubu Gus Alex Minta Jokowi Dipanggil Jadi Saksi dalam Sidang Korupsi Kuota Haji
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Tetap Siaga Level III
Kasus Siswi Keracunan MBG Hilang Ingatan di Karo Serius, DPR Desak Audit Total SPPG
Amnesty Internasional Desak Program MBG Dihentikan Usai Siswi di Karo Hilang Ingatan
1.279 Personel Gabungan Disiagakan Tangani Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Agum Gumelar: Indonesia Tersendat Jadi Bangsa Besar karena Terlalu Banyak Kegaduhan Sendiri
Puan Maharani Minta Selidiki Dugaan Alih Fungsi Lahan Bekas Karhutla Jadi Kebun Sawit
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:05 WIB

Pengacara Roy Suryo: Praperadilan Ganti Rugi Berpotensi Cacat Formil

Kamis, 10 September 2026 - 16:01 WIB

Kubu Gus Alex Minta Jokowi Dipanggil Jadi Saksi dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Kamis, 10 September 2026 - 12:02 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Tetap Siaga Level III

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

Kasus Siswi Keracunan MBG Hilang Ingatan di Karo Serius, DPR Desak Audit Total SPPG

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Amnesty Internasional Desak Program MBG Dihentikan Usai Siswi di Karo Hilang Ingatan

Berita Terbaru