Jambi-Mediadelegasi: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Provinsi Jambi menggelar aksi simbolis dengan menyalakan lilin dan menyampaikan orasi sebagai bentuk kepedulian terhadap agenda pemberantasan korupsi di Indonesia. Aksi tersebut menjadi bagian dari penyampaian ultimatum moral kepada seluruh aparat penegak hukum agar menjalankan proses penegakan hukum secara profesional, transparan, objektif, dan bebas dari segala bentuk intervensi.
Aksi yang berlangsung secara damai ini diikuti oleh pengurus dan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Provinsi Jambi. Lilin yang dinyalakan menjadi simbol harapan agar penegakan hukum tetap menjadi cahaya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Sementara itu, orasi yang disampaikan menegaskan komitmen mahasiswa untuk terus mengawal proses pemberantasan korupsi sebagai bagian dari tanggung jawab moral dalam menjaga cita-cita konstitusi.
Dalam aksi tersebut, BEM Nusantara Provinsi Jambi menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, mendukung dan mendorong aparat penegak hukum mengusut secara tuntas, komprehensif, dan objektif seluruh dugaan mega korupsi, termasuk pada sektor pengadaan batubara, PT Krakatau Steel, PT ASABRI, maupun perkara korupsi lainnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kedua, mendorong proses pengusutan terhadap dugaan mega korupsi yang melibatkan Febri Adriansyah dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Ketiga, memberikan dukungan kepada Presiden Republik Indonesia agar tetap bersikap tegas dan konsisten dalam pemberantasan tindak pidana korupsi terhadap siapa pun tanpa memandang jabatan maupun kedudukan.
Koordinator BEM Nusantara Provinsi Jambi, Fadhil menyampaikan bahwa gerakan ini tidak ditujukan untuk menghakimi pihak mana pun, melainkan sebagai bentuk pengawasan publik agar setiap dugaan tindak pidana korupsi diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
“Kami hadir membawa suara moral mahasiswa. Kami meminta agar seluruh dugaan tindak pidana korupsi diproses secara terbuka, profesional, dan tanpa perlakuan berbeda terhadap siapa pun. Negara hukum harus menjamin bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.”
Melalui aksi simbolis tersebut, BEM Nusantara Provinsi Jambi berharap seluruh institusi penegak hukum semakin memperkuat komitmen dalam menciptakan proses hukum yang bersih, independen, dan berkeadilan. Mahasiswa juga menegaskan akan terus mengawal setiap perkembangan penanganan perkara korupsi sebagai bagian dari kontrol sosial demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berintegritas. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Ivan
Editor : Alan






