Medan-Mediadelegasi: Suasana tenang di kawasan kompleks perumahan elite Jalan Mustang, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, mendadak berubah menjadi mencekam pada Senin (20/7/2026) siang.
Ledakan berdaya hancur kuat menggelegar dari salah satu unit rumah mewah dua lantai sekitar pukul 14.30 WIB. Dentuman keras tersebut mengejutkan warga sekitar yang sedang beraktivitas.
Suara ledakan disinyalir berasal dari area dalam bangunan yang saat itu diketahui sedang menjalani proses renovasi total.
Dampak dari insiden ini sangat dahsyat. Bagian depan bangunan dua lantai tersebut hancur lebur hingga rata dengan tanah dalam hitungan detik.
Tak hanya menghancurkan bangunan utama, hempasan material dan getaran ledakan turut merusak setidaknya lima unit rumah di sekitarnya serta sejumlah kendaraan yang terparkir.
Tragedi ini menelan korban jiwa. Empat orang pekerja bangunan yang berada di dalam rumah dilaporkan hilang dan diduga kuat tertimbun reruntuhan material.
Saat peristiwa terjadi, pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di lokasi. Hanya para pekerja bangunan yang beraktivitas melakukan pembenahan interior serta struktur fisik rumah.
Kepanikan luar biasa melanda para tukang yang berada di area luar. Mereka langsung berlari menyelamatkan diri begitu mendengar suara dentuman dan melihat bangunan mulai ambruk.
Sayangnya, empat pekerja yang berada di bagian dalam ruangan tak sempat menyelamatkan diri hingga akhirnya terjebak di bawah puing-puing bangunan.
Salah seorang pekerja yang berhasil selamat meski menderita luka-luka, Wiwi, membeberkan kesaksian mengerikan terkait detik-detik sebelum bencana tersebut terjadi.
Wiwi mengaku sempat menyaksikan fenomena aneh berupa kilatan cahaya putih misterius yang masuk ke dalam ruangan sebelum dentuman besar merobohkan seluruh lantai dua.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya ledakan dahsyat tersebut masih menjadi misteri dan menunggu hasil investigasi resmi dari Tim Labfor Polda Sumut serta Polrestabes Medan.
Area kejadian kini telah dipasangi garis polisi secara ketat. Petugas mengimbau warga sekitar untuk tidak mendekati TKP guna mempermudah proses evakuasi korban dan olah tempat kejadian. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Miranda
Editor : Alan






