Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok

Kamis, 3 September 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Rusia Vladimir Putin menjamu Presiden Prabowo Subianto beserta rombongan dalam santap siang resmi di Vladivostok, Kamis (3/9/2026). Foto: Ist.

Presiden Rusia Vladimir Putin menjamu Presiden Prabowo Subianto beserta rombongan dalam santap siang resmi di Vladivostok, Kamis (3/9/2026). Foto: Ist.

Vladivostok-Mediadelegasi: Presiden Rusia, Vladimir Putin, secara khusus menjamu Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam santap siang resmi yang berlangsung di Vladivostok, Rusia, pada Kamis (3/9/2026). Pertemuan hangat tersebut terjadi di sela-sela rangkaian kegiatan Eastern Economic Forum (EEF) ke-11, di mana Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama.

Jamuan santap siang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Pada kesempatan itu, Putin menyambut langsung kedatangan Prabowo dengan penuh kehormatan. Dalam sambutannya, Putin menegaskan kedekatan hubungan kedua kepala negara sekaligus menyoroti sifat strategis kemitraan yang terjalin antara Rusia dan Indonesia.

“Yang Mulia Bapak Presiden, izinkan saya mengucapkan selamat datang ke kota Vladivostok. Pertemuan hari ini merupakan pertemuan kedua pada tahun ini. Dan kontak kita yang pribadi mencerminkan sifatnya strategis dari hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia,” ujar Putin membuka pembicaraan.

Putin juga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kesediaan Prabowo berkunjung ke Vladivostok serta kehadirannya dalam forum ekonomi bergengsi tersebut sebagai tamu kehormatan utama. Ia secara tegas menempatkan Indonesia pada posisi yang sangat penting dalam peta kerja sama luar negeri Rusia.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak Presiden berkunjung ke kota Vladivostok dan ikut serta dalam forum ekonomi timur sebagai tamu kehormatan utama. Indonesia merupakan mitra yang paling kunci bagi Rusia di kawasan Asia-Pasifik,” tegas Putin dengan nada yang penuh penghargaan.

BACA JUGA:  24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan

Lebih lanjut, Putin menyoroti keberlangsungan hubungan persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun antara kedua negara. Ia juga mengemukakan data pertumbuhan perdagangan yang terus meningkat sebagai bukti nyata kemajuan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.

“Kita terkait dengan hubungan persahabatan selama bertahun-tahun. Perdagangan antara kedua negara kita juga berkembang. Pada tahun lalu, volume perdagangan naik dua belas persen,” ungkap Putin menyampaikan catatan positif dari kerja sama ekonomi bilateral yang terus berjalan.

Kerja sama ekonomi kedua negara pun terus diperkuat melalui mekanisme Komisi Bersama Rusia–Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis. Sejumlah sektor unggulan pun disorot dan terus didorong untuk berkembang lebih pesat lagi di masa mendatang.

“Komisi Bersama Rusia–Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis terus bekerja. Kami memperhatikan pembangunan kerja sama bilateral di bidang pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, dan energi, khususnya energi nuklir,” tutur Putin merinci sejumlah bidang prioritas kerja sama.

Putin juga menegaskan bahwa perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia yang telah disepakati bersama menjadi landasan penting bagi perluasan peluang perdagangan dan investasi di antara kedua belah pihak.

BACA JUGA:  Prihati Pimpin BPJS: Dokter Jantung, Layanan Kesehatan Utama

Selain bidang ekonomi dan perdagangan, Putin menyebut Indonesia sebagai salah satu sahabat Rusia yang paling terpercaya dalam kerangka kerja sama ASEAN. Kedua negara juga terus menjalin kerja sama yang erat melalui berbagai platform internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Jakarta, Indonesia merupakan salah satu sahabat Rusia yang terpercaya dalam rangka ASEAN. Kami bekerja sama di platform internasional berjenis-jenis termasuk PBB,” kata Putin menegaskan keselarasan pandangan kedua negara dalam tata kelola dunia.

Pada bagian akhir pertemuannya, Putin menyampaikan harapan yang tinggi agar pertemuan Prabowo di Vladivostok kali ini mampu memberikan dorongan baru bagi kemajuan hubungan bilateral Rusia dan Indonesia. Ia pun kembali menyampaikan rasa senang dan kehangatan menyambut kedatangan Presiden Prabowo di kota tersebut.

“Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru kepada hubungan bilateral antara kedua negara kita. Kami sangat senang dan gembira menerima kunjungan dari Bapak hari ini. Selamat datang,” tutup Putin menyampaikan sambutan hangatnya kepada Presiden Prabowo Subianto. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026
Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki
Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang
24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan
Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Korban Gempa NTT
Israel Tolak Proposal Damai 15 Poin Trump, Netanyahu Ngotot Pasukan Tetap di Gaza Hingga Hamas Dilucuti
Gibran dan Kebohongan Laporan Keuangan yang Menjerat Dana Pensiun Malaysia
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:50 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 12:03 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang

Berita Terbaru