Sibolga-Mediadelegasi: Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara bersama-sama menyerahkan sertifikat hak milik hunian tetap kepada 40 warga Kota Sibolga yang terdampak bencana banjir bandang. Penyerahan dokumen kepemilikan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjamin warga terdampak bencana memiliki tempat tinggal yang aman, layak, dan milik sendiri.
Penyerahan sertifikat dilakukan saat Wapres Gibran didampingi Gubernur Bobby meninjau langsung kawasan hunian tetap di wilayah Parombunan, Sibolga, pada Jumat (4/9/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, keduanya tidak hanya menyerahkan sertifikat, melainkan juga meninjau langsung pembangunan sejumlah unit hunian tetap yang masih dalam tahap pengerjaan.
Di kawasan hunian tetap Parombunan tersebut, kini telah berdiri 40 unit hunian yang pembangunannya telah selesai dan resmi ditempati oleh warga yang rumahnya hancur akibat bencana. Selain unit yang telah selesai, sejumlah unit hunian tetap lainnya masih terus dibangun guna menampung warga terdampak yang belum mendapatkan tempat tinggal permanen.
Wapres Gibran dan Gubernur Bobby juga turun langsung menyapa masyarakat yang telah menempati hunian tetap tersebut. Keduanya menyempatkan waktu untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dan harapan warga terkait hunian yang telah mereka tempati. Kehadiran Wakil Presiden di kawasan tersebut pun disambut antusiasme luar biasa oleh warga yang berbondong-bondong ingin menyapa secara langsung.
Salah seorang warga yang telah menempati hunian tetap, Merlina, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas diterimanya rumah baru tersebut. Ia menceritakan bahwa rumah yang sempat ditempatinya sebelumnya hancur total dan sama sekali tidak dapat ditempati kembali akibat diterjang banjir bandang yang melanda wilayah Sibolga tahun lalu.
Setelah rumahnya hancur, Merlina bersama seluruh anggota keluarganya sempat terpaksa mengontrak rumah agar dapat melanjutkan kehidupan sehari-hari. Kini, setelah menempati hunian tetap yang disediakan melalui kolaborasi antara pemerintah dan Yayasan Buddha Tzu Chi, ia merasa sangat bersyukur telah memiliki tempat berteduh yang layak dan aman.
“Perasaan senang karena kami punya rumah yang bisa ditempati untuk selamanya. Biarpun kami mengharapkan yang sebelumnya bagaimanapun, tapi kami bersyukur sudah ada tempat teduh dari yang sesudah bencana,” ungkap Merlina dengan mata berkaca-kaca, tak menyangka kembali memiliki rumah yang layak.
Senada dengan Merlina, Aina, warga lain yang juga telah menempati hunian tetap, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Ia pun menceritakan bahwa rumah yang sempat menjadi tempat berlindung keluarganya juga hancur lebur tak bersisa akibat diterjang banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
“Alhamdulillah sudah ada tempat tinggal, sebelumnya rumah kami hancur karena banjir,” ujar Aina singkat namun penuh makna, menyiratkan betapa berartinya hunian tetap tersebut bagi keluarganya yang sempat kehilangan segalanya akibat bencana alam yang datang tiba-tiba.
Penyerahan sertifikat hak milik ini menjadi sangat berarti karena secara hukum mengukuhkan status kepemilikan warga atas hunian yang mereka tempati. Warga tidak perlu lagi merasa khawatir kehilangan tempat tinggal atau terlantar pascabencana, karena kini telah memegang bukti sah bahwa rumah tersebut adalah milik mereka seutuhnya.
Pembangunan hunian tetap di Sibolga ini merupakan wujud nyata sinergi dan kepedulian antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pihak mitra sosial dalam menangani dampak bencana. Kerja sama tersebut memastikan warga terdampak tidak hanya mendapatkan tempat tinggal sementara, melainkan hunian permanen yang aman dan nyaman untuk jangka panjang.
Pemerintah berkomitmen terus menyelesaikan sisa pembangunan hunian tetap yang masih dalam proses pengerjaan. Dengan demikian, seluruh warga yang rumahnya hancur akibat bencana banjir bandang di Sibolga dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan bebas dari ancaman bencana di masa mendatang. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Miranda
Editor : Alan







