Ada instruksi dari menteri untuk menggunakan mesin Pindad, kata Erick

Selasa, 29 Oktober 2024 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Media Delegasi Menteri Luar Negeri Erick Thohir angkat bicara soal keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan mobil Pindad produksi lokal sebagai mobil dinas menteri. Hingga saat ini, sebagian besar mobil para menteri merupakan mobil impor, seperti Toyota Alphard. Erick ditanya apakah ada instruksi langsung dari Prabowo terkait penggunaan mobil Pindad untuk para menteri, namun ia tak menjawab tegas dan malah menyebut partainya mendukung seluruh rencana program pemerintah.

“Kami mendukung rencana program pemerintah,” kata Erick saat ditemui di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2024).

Sejauh ini, Erick mengatakan PT Pindad telah menerima pesanan mesin Maung dalam jumlah besar. Sebanyak 4.600 unit mobil Maung dipesan dari Pindad. Perintah tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan.

BACA JUGA:  DPR Sahkan RUU BUMN: Kementerian BUMN Bertransformasi Jadi BP BUMN, Apa Bedanya?

“Iya, Pindad pasti sudah menyiapkan, sesuai perintah Kementerian Pertahanan, sekitar 4.600 Maung untuk 2 tahun ke depan. Alokasi produksinya ada di sini, kata Erick.

Namun, dia mengaku belum mengetahui apakah akan ada tambahan pesanan dari berbagai kementerian, tergantug rencana penggunaan Maung sebagai mobil dinas menteri. Erick meminta Presiden dan CEO Pindad Abraham Mose menyampaikan langsung permintaan tersebut.

Ada tambahan perintah dari kementerian, Dirjen Pindad minta lagi, lini produksi ini dirancang agar tidak menjadi masalah lagi, kata Erik.

Intinya, Erick mengatakan pemerintah ingin meningkatkan produksi dalam negeri. Tentunya semua harus dilakukan bertahap dan tidak bisa terburu-buru.

“Kami dukung cara produksi nasional harus ditingkatkan. Harus ada tindakan yang tidak bisa dilakukan saat ini, rantai produksi harus disesuaikan. Direktur Utama Pindad tahu itu,” ujarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru