Arist Merdeka Sirait Temui Anak Korban, Dialog dengan Tersangka Pembunuh Rianto Simbolon

- Penulis

Kamis, 3 September 2020 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Samosir AKBP M Saleh mempertemukan langsung antara lima tersangka yang sudah ditahan dengan Arist Merdeka Sirait. Foto:D|Ist

Kapolres Samosir AKBP M Saleh mempertemukan langsung antara lima tersangka yang sudah ditahan dengan Arist Merdeka Sirait. Foto:D|Ist

Secara psikologi, katanya, kondisi anak korban yang kini telah menyandang predikat yatim piatu tersebut sedikit terganggu. Belum lagi satu di antara mereka putus sekolah dan memilih jadi penyadap tuak pascakematian ayahnya yang dibunuh pada 9 Agustus 2020 oleh 6 tersangka.

“Jangan menjadi tidak sekolah, kamu jangan takut nak, negara akan bertanggung jawab untuk itu, yang penting kamu sekolah dan kami akan mengawalnya. Dan jangan berpikiran balas dendam,” ungkap Aris kepada salah satu anak korban yang putus sekolah dan saat ini sedang duduk di bangku SLTP.

Setelah menemui tujuh anak almarhum Rianto Sombolon, Arist Merdeka Sirait beserta rombongan berkunjung ke Mako Polres Samosir di Pangururan.

BACA JUGA:  Kemarau Panjang di Samosir, Warga Kesulitan Air Bersih

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Ruang Aula Mako Polres Samosir, Kapolres Samosir AKBP M Saleh mempertemukan langsung antara lima tersangka yang sudah ditahan dengan Arist Merdeka Sirait.

Dalam pertemuan itu, Aris Merdeka berdialog dengan kelima tersangka. Selain Aris Merdeka, Tim Penasihat Hukum Korban dari Law Office Dwi Ngai Sinaga, Dwi Ngai Sinaga, Rudi Zainal Sihombing,  dan Benri Pakpahan turut hadir.

Satu Masih Buron

Arist Merdeka juga mengapresiasi Kinerja Polres Samosir yang menangkap empat tersangka dalam tempo 24 jam pada 9 Agustus 2020 lalu. Lalu disusul penangkapan tersangka ke-lima yakni PS, 24, dari Kampung Rakyat Kabupaten Asahan pada Rabu, 2 September 2020 dinihari.

BACA JUGA:  Terpidana Korupsi Proyek Sarana Air Minum Ditangkap di Tanjungmorawa

Menurut Aris, kejahatan ini merupakan kejahatan luar biasa meski didasari berbagai alasan balas dendam. Bagi Aris, membunuh satu orang berarti sama dengan membunuh delapan orang, soalnya ketujuh  anak korban kini menjadi yatim piatu dan masih di bawah umur.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!
Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027
Wakil Bupati Samosir Hadiri Partangiangan Bonataon PPTSB Cabang Samosir 2

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:10 WIB

Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!

Berita Terbaru