BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sumatera Utara

Ilustrasi Gelombang Tinggi. Foto: Ist.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara dan Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung. Selain itu, adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh dan Bibit Siklon Tropis 91S di sebelah barat daya Lampung juga mengakibatkan terbentuknya daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi), pertemuan angin (konfluensi), dan belokan angin di Sumatera Utara.

Kondisi ini memicu peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di berbagai wilayah Sumut. Suhu muka laut yang cukup hangat juga meningkatkan penambahan massa uap air, sementara kondisi atmosfer yang relatif labil turut menambah potensi pertumbuhan awan hujan.

Christen Marpaung menjelaskan bahwa perpaduan faktor-faktor cuaca ini mendukung pertumbuhan awan konvektif dan meningkatkan potensi terjadinya hujan di beberapa wilayah Sumatera Utara dalam beberapa hari ke depan.

Bacaan Lainnya

Wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat antara lain Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padang Lawas, Labuhanbatu Utara, P. Sidempuan, Sibolga, Tebing Tinggi, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Asahan, Batubara, Padang Lawas Utara, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Pakpak Bharat, Samosir, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Langkat, dan Simalungun.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar. Masyarakat juga diimbau untuk selalu merujuk kepada informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Pos terkait