Bobby Nasution Dorong Kecamatan Berinovasi Penanganan Kebersihan, Abank Sambel Atasi Sampah Belawan

bobby nasution dorong kecamatan
Bobby Nasution Dorong Kecamatan Berinovasi Penanganan Kebersihan, Abank Sambel Atasi Sampah Belawan

Menurut Subhan tujuan berdirinya Bank sampah digital ini adalah untuk mengurangi jumlah sampah di wilayah. Artinya sampah yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan uang dapat dibawa ke bank sampah digital. Dengan begitu dapat mengurangi jumlah sampah yang akan dibuang ke tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Keberadaan Bank sampah digital ini juga untuk menimbulkan rasa kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama sampah plastik yang diketahui memerlukan waktu yang lama untuk terurai. Jadi kebiasaan masyarakat yang membuang sampah ke laut bisa berkurang dan mereka bisa memilah sampah minimal sampah dari rumah tangganya kemudian dibawa ke bank sampah. Tentunya Program ini juga untuk sebagai bentuk dalam penanganan kebersihan sesuai dengan program prioritas bapak Wali Kota Medan,” paparnya.

Selain itu Subhan juga menjelaskan Bank sampah digital ini juga untuk mensejahterakan nasabahnya. Artinya sampah yang setelah disetor dan dipilah akan dikonversi menjadi uang dan dimasukkan ke dalam tabungan nasabah. Bagi sampah yang tidak dapat dikonversi menjadi uang, nantinya bekerjasama dengan TP PKK Kecamatan Medan Belawan akan dikonversi menjadi bahan kerajinan tangan, karena di bank sampah digital ini kami menerima sampah plastik, botol kaca, karton maupun kertas.

Bacaan Lainnya

“Pihak kecamatan tidak ada mengambil biaya operasional dalam bank sampah digital ini. Artinya uang hasil konversi tersebut untuk nasabah untuk kesejahteraan mereka,” Ujarnya sembari menjelaskan setiap harinya di aplikasi Abank Sambel akan ada update harga setiap jenis sampah.

Sebagai bentuk motivasi, Subhan menjelaskan bahwa pihaknya juga akan memberikan reward kepada nasabah yang rutin menyetor sampah di bank sampah digital. Reward yang dibagi menjadi tiga kategori ini akan dibagikan kepada nasabah yang menyetor sampah dalam satu bulan diatas 50 kg, 100 kg dan diatas 100 kg.

“Nasabah yang rutin menyetor sampah akan kita kategorikan menjadi tiga yakni silver, gold dan platinum. Kemudian mereka akan kita berikan reward berupa sembako dan hadiah,” Jelasnya.

Terakhir Camat Medan Belawan menjelaskan bahwa sejak diresmikannya Bank sampah digital ini jumlah sampah yang masuk terus mengalami peningkatan dimana awal sampah yang disetor hanya 5 kg sampai 10 kg saat ini sudah diatas 25 kg bahkan 30 kg per harinya.

“Kita berharap Bank sampah digital ini sebagai bentuk percepatan penanganan kebersihan di wilayah Kecamatan Medan Belawan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Selain itu juga untuk mewujudkan lingkungan bersih dan bebas dari sampah sebagaimana program prioritas Kota Medan,” paparnya. (D|Red-08|rel)

Pos terkait