Bobby Tegaskan Tak Boleh Ada Larangan Beribadah

- Penulis

Kamis, 8 Juni 2023 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menerima massa organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang  menggelar aksi damai di depan Balai Kota Medan, Kamis (8/6). Foto: Pemkomedan.go.id

Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menerima massa organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang menggelar aksi damai di depan Balai Kota Medan, Kamis (8/6). Foto: Pemkomedan.go.id

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan Bobby Nasution menegaskan, tidak boleh ada upaya melarang orang untuk beribadah maupun membangun rumah ibadah bila sudah memenuhi syarat yang ditetapkan dalam peraturan dan undang-undang yang berlaku.

“Pemerintah Kota Medan tidak pernah melakukan pelarangan bagi yang ingin beribadah. termasuk bagi para jemaat Gereja Elim Kristen Indonesia yang beribadah di Suzuya Marelan. Namun, izinnya harus dibuat sesuai dengan aturan sehingga tidak bertentangan di lapangan,” katanya di Medan, Kamis (8/6).

Bobby menyatakan hal itu saat menerima massa yang tergabung dalam Pemuda Batak Bersatu (PBB) saat menggelar aksi damai di depan Balai Kota Medan.

Menanggapi aspirasi massa PBB agar jemaat Gereja Elim Kristen Indonesia (GEKI) dapat diberi kemudahan beribadah di salah satu ruang pusat perbelanjaan Suzuya Marelan, ia menuturkan bahwa Pemko Medan tinggal menunggu pihak manajemen Suzuya Marelan melakukan pengurusan uji layak fungsi ke Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan.

Jika gedungnya dinilai layak untuk beribadah, lanjt Bobby, maka izin sementara akan dikeluarkan sehingga seluruh jemaat GEKI dapat beribadah dengan tenang.

“Kita sedang menunggu pihak Suzuya Marelan untuk melakukan pengurusan uji layak fungsi. Dari pihak Pemko Medan sudah tidak ada masalah lagi, tinggal pihak Suzuya Marelannya saja sekarang,” paparnya.

BACA JUGA:  Bobby Ajak Askrindo Syariah Bantu Pelaku UMKM

Di hadapan massa PBB, Wali Kota yang didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon juga menyampaikan, Pemko Medan telah menjadi fasilitator dalam persoalan jemaat GEKI.

Di akhir tahun 2022, Pemko Medan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan telah memberikan tiga tempat alternatif yang dapat digunakan jemaat GEKI beribadah sebelum izin sementara beribadah di Suzuya Marelan keluar.

Tiga tempat ibadah tersebut, yakni rumah toko (ruko) yang disewakan Pemko Medan, . kantor FKUB Kota Medan dan aula Kantor Kemenag Kota Medan.

Namun pendeta dan jemaat GEKI, katanya, justru berharap agar mereka diperkenankan beribadah di Kantor Wali Kota, bukan di luar seperti yang dilakukan selama ini tetapi di dalam kantor menunggu izin sementara keluar.

Menyikapi permintaan pendeta dan jemaat GEKI tersebut, Bobby menyatakan tidak keberatan gedung kantor Wali Kota Medan dipergunakan untuk ibadah, karena gedung kantor pemerintah tersebut adalah milik masyarakat.

“Saya langsung menyampaikan silahkan, sebab ini (kantor Wali Kota) merupakan kantor masyarakat Kota Medan. Hari ini sudah ada komunikasi dengan Bapak Pendeta dan jemaat GEKI untuk mengecek langsung apa yang dibutuhkan guna melaksanakan ibadah,” ujarnya.

BACA JUGA:  3 Balon Kuat yang Akan Bertarung di Pilgub Sumut 2024?

Namun, Bobby mempertanyakan hingga saat ini belum ada pihak GEKI yang datang untuk mengecek langsung ruangan di kantor Wali Kota Medan agar pada hari Minggu nanti bisa digunakan untuk beribadah.

Mendengar penjelasan tersebut, massa PBB yang melakukan aksi damai sangat mengapresiasi apa yang disampaikan Bobby Nasution tersebut.

“Belum pernah ada kepala daerah yang langsung menemui aksi seperti ini dan langsung naik ke atas mobil untuk menjawab apa yang menjadi tuntutan massa,” ucap salah seorang aktivis PBB.

Sebagai bentuk apresiasi, mereka pun selanjutnya memberikan kain selempang organisasi PBB dan mengalungkannya ke bahu Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Tidak hanya itu, Ketua DPD PBB Sumut Ronal Gomar Purba didampingi Ketua DPC PBB Kota Medan Dolly Sinaga mendaulat Bobby Nasution sebagai ‘Bapak Toleransi’.

“Kita sebut Pak Bobby Nasution sebagai Bapak Toleransi karena respon beliau dalam menyikapi aksi damai yang kita gelar ini. Beliau hadir langsung di tengah-tengah kami, itu membuktikan sangat memperhatikan warganya,” ujar Ronal.

Ditambahkannya, PBB akan menunggu izin keluar sehingga jemaat GEKI dapat beribadah dengan tenang. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD
Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:53 WIB

Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:24 WIB

Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Berita Terbaru