BSI Dukung UMKM Lewat Pembiayaan Syariah Nasional

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BSI UMKM Centre (Foto:Ist)

BSI UMKM Centre (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi: PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sektor ekonomi kerakyatan melalui penyaluran pembiayaan UMKM yang terus tumbuh solid. Hingga November 2025, bank syariah terbesar di Indonesia ini mencatatkan realisasi pembiayaan UMKM mencapai angka Rp51,78 triliun.

Pencapaian tersebut dibarengi dengan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) yang impresif, yakni sebesar 33,91 persen. Angka ini menegaskan posisi BSI yang patuh dan berada di atas ketentuan minimum yang telah ditetapkan oleh regulator bagi industri perbankan nasional.

BSI Gunakan UMKM Pakai Modal Usaha Syariah

Pertumbuhan positif ini tercermin dari jumlah nasabah UMKM BSI yang kini telah menembus lebih dari 349,71 ribu orang. Penyerapan pembiayaan tersebut terkonsentrasi pada beberapa sektor strategis, mulai dari perdagangan besar dan eceran hingga sektor pertanian serta kehutanan.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/transjakarta-heboh-dua-pria-jadi-tersangka-asusila/

Selain itu, sektor jasa kesehatan, makanan dan minuman halal, serta pengelolaan halal value chain turut menjadi penopang utama pertumbuhan. Hal ini membuktikan bahwa ekosistem halal di Indonesia memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui skema pembiayaan syariah.

BACA JUGA:  Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut Terungkap KPK

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menyatakan bahwa capaian solid ini tidak lepas dari peran aktif pemerintah. Berbagai stimulus ekonomi dan kebijakan yang pro-kerakyatan diakui memberikan angin segar bagi para pelaku usaha kecil untuk tetap berekspansi di tengah tantangan zaman.

Erwan menyoroti beberapa program pemerintah yang berdampak langsung, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menggerakkan ekonomi lokal. Selain itu, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah tetap menjadi instrumen utama dalam memberikan akses modal bersubsidi bagi masyarakat.

Meski mencatatkan pertumbuhan tahunan (year-on-year) yang signifikan, BSI tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian (prudent). Perseroan terus melakukan penguatan proses bisnis untuk memastikan kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan risiko yang terkendali dengan baik.

BSI mengakui adanya tantangan dari kondisi makroekonomi global serta adanya penyesuaian daya beli masyarakat yang sempat menyebabkan perlambatan di beberapa sub-sektor. Namun, segmen UMKM terbukti memiliki daya tahan (resilience) yang luar biasa dalam menghadapi fluktuasi ekonomi.

Menurut Erwan, segmen UMKM merupakan gerbang awal menuju pembiayaan ritel yang lebih potensial di masa depan. Kuncinya terletak pada pembinaan dan pendampingan yang tepat agar para nasabah mampu mengelola usahanya secara profesional dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Pameran UMKM di MTQN Medan Ramai Pengunjung

Langkah pendampingan ini meliputi kemudahan akses pembiayaan, program sertifikasi halal, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas. BSI juga aktif melakukan literasi dan inklusi keuangan syariah secara masif dan merata di seluruh wilayah Indonesia untuk memperkuat basis nasabah.

Sinergi yang harmonis antara perbankan, pemerintah, dan pihak penjamin pembelian (off-taker) dianggap sebagai elemen krusial. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar domestik maupun internasional.

Menutup keterangannya, Erwan optimis bahwa dengan strategi hulu ke hilir melalui UMKM Center dan dukungan regulasi yang kuat, sektor ini akan menjadi tulang punggung ekonomi. UMKM diproyeksikan tetap menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi syariah nasional pada tahun 2026 mendatang.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang
Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura
KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit
Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran
PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli
KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tersangka Blackout Batam-Bintan Ditangkap: 4 Petugas PLN dan 1 Kontraktor Jadi Tersangka
Demo di Tugu Tani: Aliansi Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan, dari Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10 WIB

KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:34 WIB

PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli

Berita Terbaru

Asisten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Agung Ardiyanto,SH.,MH. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Aswas Kejati Sumut Tegaskan Kedisiplinan Pegawai Saat Apel Pagi

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:08 WIB