Jambi-Mediadelegasi : Universitas Jambi (Unja) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog). Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan untuk memperkuat sektor akademik sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan langsung oleh Rektor Unja, Prof. Helmi, bersama Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi dalam menyelaraskan visi pembangunan bangsa melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Humas Unja, Tri Iman Munandar, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal yang sangat krusial. Menurutnya, sinergi ini akan difokuskan pada penguatan stabilisasi pangan, terutama dalam menghadapi tantangan distribusi dan ketersediaan komoditas pokok di masa depan.
Acara yang berlangsung di Jambi pada Rabu (07/01/2026) ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi dari kedua belah pihak. Kehadiran para kepala biro akademik serta pimpinan wilayah Bulog Jambi menunjukkan keseriusan kedua institusi dalam mengimplementasikan poin-poin kesepakatan secara nyata di lapangan.
Rektor Unja, Prof. Helmi, dalam sambutannya menyatakan komitmen penuh universitas untuk mendukung program-program kerja Bulog, khususnya yang berlokasi di wilayah Provinsi Jambi. Ia meyakini bahwa sumber daya intelektual yang dimiliki kampus dapat memberikan solusi bagi permasalahan pangan di daerah.
Dukungan nyata dari pihak universitas akan diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik dan riset ilmiah yang relevan. Helmi berharap hasil penelitian dari para dosen maupun mahasiswa Unja dapat diaplikasikan untuk membantu Bulog dalam mengelola rantai pasok pangan yang lebih efisien.
“Melalui MoU ini, semoga kita dapat saling memberikan manfaat dan menghadirkan kebaikan. Unja berkomitmen mendukung Bulog melalui kegiatan ilmiah, baik yang dilaksanakan di lingkungan universitas maupun di Provinsi Jambi secara umum,” tegas Prof. Helmi.
Di sisi lain, Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, memaparkan arah transformasi perusahaan yang kini tengah dijalankan. Fokus utama Bulog saat ini adalah memperkuat infrastruktur pascapanen serta melakukan hilirisasi produk pangan agar lebih bernilai guna.
Sudarsono menjelaskan bahwa Bulog kini memperkuat perannya sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi petani lokal. Dengan jaminan penyerapan hasil panen, diharapkan kesejahteraan petani di Jambi dapat meningkat dan stabilitas harga di tingkat konsumen tetap terjaga.
Dalam mencapai target transformasi tersebut, Bulog mengakui sangat membutuhkan dukungan keahlian dari pihak akademisi. Kolaborasi strategis dalam hal inovasi teknologi pangan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci utama agar Bulog dapat bergerak lebih lincah dan modern.
Baca juga : https://mediadelegasi.id/bulog-sumut-jamin-stok-pangan-aman-jelang-tahun-baru-masyarakat-tak-perlu-khawatir/
Transformasi yang tengah digarap Bulog memerlukan landasan riset yang kuat untuk mendukung kebijakan pengembangan di masa depan. Oleh karena itu, keterlibatan Universitas Jambi diharapkan dapat memberikan masukan berbasis data yang akurat guna mendukung ketahanan pangan nasional yang tangguh.
Sebagai tindak lanjut dari seremoni penandatanganan ini, kedua belah pihak segera menggelar diskusi teknis untuk merancang program kerja nyata. Langkah awal ini akan segera dikonversi menjadi kolaborasi konkret yang menyentuh langsung aspek teknis penguatan ketahanan pangan di Provinsi Jambi.D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.






