Buntut Penembakan Juang Parlindungan Naibaho, 2 Cafe Disegel, Pelaku Diburu

Rabu, 19 Januari 2022 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga dilatar belakangi persaingan bisnis, seorang pengusaha cafe di Jalan Flamboyan Raya, Gang Bersama, kecamatan Medan Selayang tembak seorang masyarakat

Diduga dilatar belakangi persaingan bisnis, seorang pengusaha cafe di Jalan Flamboyan Raya, Gang Bersama, kecamatan Medan Selayang tembak seorang masyarakat

Medan-Mediadelegasi: Diduga dilatar belakangi persaingan bisnis, seorang pengusaha cafe di Jalan Flamboyan Raya, Gang Bersama, kecamatan Medan Selayang tembak seorang masyarakat yang merupakan kordinator jaga malam di lokasi kejadian bernama Juang Parlindungan Naibaho ( 50 ) yang merupakan warga Jalan Flamboyan Raya, Gang Bersama satu, kecamatan Medan Selayang.

Akibatnya korban mengalami sedikitnya 3 luka tembak di pipi sebelah kiri dan dada kiri, hingga harus mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Polda Sumut, Jalan HM Said Medan. 16 Januari 2022, sekira pukul 00.38 WIB.

Pada awak media (19/ 2/2022) sekira pukul 8.00 WIB saat diwawancarai di rumahnya mengatakan, bahwa kejadian tersebut lantaran kesalah pahaman terkait jam tutup portal besi di depan pos kamling.

“Awalnya ditempat tinggal kami berdiri cafe Jambu, kemudian beberapa tahun terakhir berdiri lagi cafe Naganteng milik pelaku dan istrinya. Semenjak cafe tersebut beroperasi banyak orang luar yang tak dikenal dan perempuan berpakaian seksi datang ke sana. Masyarakat resah dan pernah meminta pihak kecamatan untuk menutup tempat hiburan itu, namun sampai kejadian tidak juga ditutup,”ucap Juang Parlindungan Naibaho.

BACA JUGA:  SPS Gelar Kongres XXVI di Medan

Katanya lagi, saat kejadian ia lagi tidur dan terbangun saat kepala lingkungan sekitar menelpon dan meminta ia datang ke pos kamling, lantaran ada keributan antara istri pelaku berinisial E S dengan penjaga malam.

“Istri pelaku marah dan tak terima lantaran lambat menutup portal pada jam dua belas malam lantaran tertidur di pos jaga. Dituduhnya kami sebagai pengelola keamanan main mata dan berpihak pada salah satu cafe. Pas saya tanya, penjaga malam, katanya terlambat nutup portal lantaran tertidur. Istri pelaku ( E S ) tak terima dan terus marah-marah. Tak mau meladeni saya menjauh, namun tiba-tiba muncul si pelaku datang dan mengancam saya dengan menempelkan senjata air gun miliknya pada kening saya, kaget, saya tepis, namun ia menembak saya sebanyak 6 kali dan 2 peluru besi bersarang di rahang pipi sebelah kiri dan 1 peluru mengenai dada kiri,”ucap korban sambil menunjukkan bekas luka yang dideritanya.

BACA JUGA:  230 Mobil Dinas Pemerintah Kena Tilang Elektronik

Lebih lanjut, akibat kejadian, saya dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saya udah buat laporan ke Polsek Sunggal, polisi sudah datang ke rumah pelaku untuk mencari barang bukti senjata air gun pelaku, cuma infonya cuma dapat kotaknya saja. Pelaku sudah melarikan diri. Saya berharap agar pelaku segera ditangkap,”pinta korban.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan bahwa pelaku sedang diburu.

“Awak kejadian lantaran salah paham antara pemilik salah satu cafe dengan penjaga malam lantaran terlambat menutup portal, buntut masalah ini, pelaku menembakan air gun pada korban dan mengenai 2 peluru pada rahang pipi dan dada kiri korban. Untuk kedua cafe itu sudah disegel pihak pemerintah, sementara pelaku sedang diburu Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Sunggal. Kami minta pelaku menyerahkan diri,”pungkas Kombes Pol Hadi Wahyudi. (D|Med-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:04 WIB

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Berita Terbaru