Bupati Samosir Bahas KSPN Bersama Dirjen Cipta Karya

Jumat, 13 Mei 2022 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: D|Ist

Foto: D|Ist

Samosir-Mediadelegasi: Melalui Zoom Meeting, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom membahas penataan Kawasan Tomok dalam rangka mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, dengan Dirjen Cipta Karya, diruang kerjanya, Jumat (13/5).

Rapat ini diinisiasi oleh Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman (PKP), untuk melihat kesiapan lahan kegiatan dalam penataan kawasan Tomok.

Airin selaku Kasubdit Wilayah I Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman (PKP), menjelaskan bahwa wilayah Tomok  merupakan salah satu perintah langsung dari Presiden RI Joko Widodo untuk bisa dilakukan penataan, dan wilayah ini merupakan salah satu prioritas dalam pengembangan KSPN Danau Toba, karena salah satu pintu masuk menuju Kabupaten Samosir.

Dalam hal ini, Bupati Samosir memberikan apresiasi kepada semua pihak, khususnya Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI yang telah mendukung upaya percepatan penataan kawasan Tomok, sebagai salah satu ikon wisata di Kabupaten Samosir. Bupati berharap, semua stakeholder yang terlibat, dapat terus berkoordinasi. Agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bersama, dan penataan Kawasan Tomok bisa direalisasikan.

BACA JUGA:  Sidak ke RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, Bupati Samosir: Jangan Tolak dan Layani Seluruh Pasien

Secara teknis, Kepala Bappeda Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata menjelaskan untuk penataaan Kawasan Tomok yang mengkonektivitaskan tiga pelabuhan yang ada di Desa Tomok Parsaoran dan Desa Tomok Induk. Dari hasil pendataan dan komunikasi dengan seluruh masyarakat yang terimbas pada deliniasi kawasan Tomok, ada sebanyak 27 pemilik lahan di Tomok Parsaoran dan 23 pemilik lahan di Desa Tomok Induk. Dari keseluruhan pemilik lahan tersebut sudah memberikan surat pernyataan dan kesediaan yang sudah disampaikan kepada Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya.

Rajoki juga menjelaskan bahwa sampai saat ini kondisi lahan yang menjadi bagian deliniasi Kawasan Tomok sudah clean and clear. Beliau juga mengharapkan agar Detail Engineering Design (DED) yang saat ini sedang disusun oleh konsultan dapat segera diselesaikan agar bisa didiskusikan kembali dengan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Samosir. D|Sam-59

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding
Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Transformasi Digital, Pemkab Samosir Kini Terapkan Juma AI untuk Sektor Pertanian
Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi, Usulkan Penanganan Blankspot
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:08 WIB

PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:49 WIB

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:01 WIB

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir

Senin, 1 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:46 WIB

Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit

Berita Terbaru