Samosir-Mediadelegasi: Mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi basah seperti banjir bandang, tanah longsor, dan cuaca ekstrem, Bupati Samosir mengeluarkan Surat Edaran Nomor 22 Tahun 2025.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi musim puncak hujan yang akan melanda wilayah Sumatera Utara.
Surat edaran tersebut menginstruksikan seluruh aparatur pemerintah daerah, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, untuk meningkatkan koordinasi dengan TNI, POLRI, relawan, dan masyarakat dalam upaya kesiapsiagaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tujuannya adalah untuk mengantisipasi dan meminimalkan dampak buruk yang mungkin terjadi akibat bencana hidrometeorologi.
Kepala perangkat daerah terkait, khususnya yang terlibat dalam penanggulangan bencana, diwajibkan untuk menyiagakan sarana dan prasarana, termasuk sumber daya manusia, logistik, peralatan kebencanaan, serta fasilitas kesehatan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua warga yang terdampak bencana dapat segera mendapatkan bantuan dan pertolongan yang dibutuhkan.
Selain itu, para camat, lurah, dan kepala desa diminta untuk aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah antisipasi dan mitigasi bencana.
Kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan dari sampah dan material yang dapat menyumbat saluran air juga digalakkan untuk mencegah terjadinya banjir.
Sektor pariwisata dan transportasi juga menjadi perhatian khusus dalam surat edaran ini. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata diinstruksikan untuk menutup sementara jalur wisata yang berpotensi membahayakan, serta menyiagakan petugas patroli dan peralatan kesiapsiagaan di tempat-tempat wisata. Sementara itu,
Kepala Dinas Perhubungan diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap kelayakan kapal dan transportasi danau, serta memastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan berfungsi dengan baik.
Masyarakat Samosir, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana seperti tepi sungai, danau, dan lereng curam, diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati.
Anak-anak juga diingatkan untuk menghindari bermain di dekat aliran sungai dan danau saat hujan deras.
Dengan dikeluarkannya surat edaran ini, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Langkah-langkah antisipasi ini diharapkan dapat meminimalkan dampak buruk yang mungkin terjadi dan melindungi keselamatan serta kesejahteraan warga Samosir..D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.












