Daffasya Sinik : Kreatif Anak Muda Harus Diapresiasi Bukan Digusur

- Penulis

Selasa, 8 Desember 2020 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daffasya Sinik

Daffasya Sinik

Medan-Mediadelegasi: Tokoh muda millenial Muhammad Daffasya Adnan Sinik, meminta kepada pemerintah untuk memberikan apresiasi kepada kreatifitas anak muda, khususnya menciptakan lapangan usaha yang berdampak kepada sektor ekonomi kreatif.

 “Kreatifitas anak muda yang bergerak sendiri dari hati nurani, searusnya diapresiasi pemerintah, bukan digusur seperti di kesawan ,” ketus pria yang akrab disapa daffa.

Pemuda millennial berusia 21 tahun ini menilai anak muda saat ini sudah berpikir maju, tidak lagi malas malasan dirumah, tidak lagi hanya ribut dan tawuran, tidak lagi geber geber motor tidak jelas. Dirinya berjanji akan memperjuangkan hak hak pelaku UMKM Se Kota Medan.

 “Kita mengetahui pasti ekonomi daerah bahkan nasional mengalami penurunan yang sangat signifikan, saya disini mewakili anak anak muda ingin bertindak. Tindakan kami tidak anarkis, melainkan inovatif. Yaitu membangunkan ekonomi ekonomi kecil agar tidak banyak lagi masyarakat yang menganggur ,” ucap daffa

BACA JUGA:  Gema Masjid Sumatera Utara Apresiasi Kapolri

Dalam perjuangannya, daffa telah berusaha beberapa kali menyampaikan aspirasinya kepada dewan legislatif yang terhormat, namun hingga kini belum ada satupun langkah baik yang diterima para UMKM Kota Medan.

“Seharusnya pemerintah harus mensupport kebutuhan para UMKM. Misalnya alat alat masak, atau membangun tempat khusus. Agar medan menjadi destinasi wisata yang tidak ada duanya,” tandasnya.

Pada kesempatan itu Daffa juga meminta kepada Pemko Kota Medan untuk memberikan penerangan lampu Jalan di sekitaran S Siswomihardjo (Jalan Perdana) dan mengiizinkan para UMKM berjualan di sekitaran cagar budaya. Dirinya

ketua bidang di Hipmi PT Sumut ini juga berharap agar Pemko kota Medan mengoptimalkan penuh Jalan Perdana, dengan melestarikan cagar budaya yang ada di tempat tersebut dengan kreatifitas UMKM anak-anak muda.

BACA JUGA:  Yasonna Laoly Menkumham Terbaik

“Hidupkan lampu jalan, beri izin kegiatan usaha UMKM, tata dengan rapi, dan sediakan tempat sampah disegala sudut. inshaallah, Medan pasti berkah dan akan menjadi destinasi wisata terbaik nantinya ,” sebut Daffa. “Jangan mau kalah dengan kota kota lain yang sudah menerapkan angkringan. Bagaimana Medan mau maju,kalau buka usaha kecil menengah aja bisa digusur ,” tambah Daffa. D|Med-AT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru