Dari Gaza ke Aceh Tamiang: Air Mata Solidaritas Syech Ismail Terangi Sriwijaya yang Gelap.

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air Mata Solidaritas Syech Ismail Terangi Sriwijaya yang Gelap. Foto: Hendra.

Air Mata Solidaritas Syech Ismail Terangi Sriwijaya yang Gelap. Foto: Hendra.

Medan-Mediadelegasi: Di tengah malam yang masih menyisakan bau lumpur dan kepedihan, warga Kampung Sriwijaya kembali merasakan hadirnya harapan. Laznas Syarikat Islam bersama Laznas Syarikat Islam PW Sumatera Utara, Indonesian Gas Society (IGS), PGIC Peduli, dan Amanah Zakat mengirimkan bantuan penting: 7.800 liter air bersih, makanan ringan, sarden kaleng, hingga lampu solar cell yang kini menerangi lorong-lorong gelap yang dua pekan terakhir lumpuh tanpa listrik.

Namun yang paling mengguncang nurani adalah hadirnya keikhlasan dari sosok jauh ribuan kilometer: Tuan Guru Syech Ismail Omar Husein Abujudeh dari Gaza, Palestina.

Di tanah yang setiap detiknya dihujani bom dan peluru Israel, Syech Ismail justru memilih tetap berbagi untuk korban banjir di Aceh, sebuah ketulusan yang membuat banyak warga tersedu.

BACA JUGA:  PW Syarikat Islam Sumut Kirim 3 Truk Air Bersih ke Aceh Tamiang: Kaum Syarikat Islam Bersatu

“Alhamdulillah, air ini seperti nikmat dari langit setelah rumah kami hanyut dan anak-anak kelaparan. Tapi yang paling bikin hati ini pilu, saudara dari Gaza yang sedang berjuang mempertahankan hidup, masih ingat kami di sini. Mereka dibom di sana, kita banjir di sini—tapi ukhuwah tetap menyatukan,” ujar Ibu Siti (45), sambil menyeka air matanya di bawah cahaya solar cell yang baru terpasang.

Hal serupa disampaikan Bapak Rahman (52), ayah tiga anak yang sudah berminggu-minggu hidup dalam gelap.

“Lampu ini memang menerangi gang kami, tapi cahaya sebenarnya datang dari hati Syech Ismail. Di tengah perang, dia masih memikirkan kami yang miskin di Aceh. Ini pelajaran besar: musibah berbeda, tapi kita satu umat.”

BACA JUGA:  Pesantren Darul Mukhlisin Bangkit dari Lumpur, BPJN Aceh Tumpuan Harapan

Bantuan lintas benua ini menjadi pengingat kuat bahwa di balik derita perang maupun bencana, cahaya kemanusiaan selalu menemukan jalannya, bahkan dari Gaza yang sedang berkabung, menuju Sriwijaya yang sedang bangkit dari kelam. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendagri Salurkan Bantuan Presiden Untuk Aceh Tamiang
Seskab: Pemerintah Telah Selesaikan Pembangunan Lebih dari 1.000 Unit Rumah Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dalam Sebulan
15 Ribu Hunian Sementara Danantara Dibangun di 3 Provinsi Sumatera, 600 Unit untuk Aceh Tamiang
Kapolri Targetkan 5 Januari 2026, Sekolah di Aceh Tamiang Kembali Dibuka Usai Banjir
Pesantren Darul Mukhlisin Bangkit dari Lumpur, BPJN Aceh Tumpuan Harapan
jelang natal, kapolri kerahkan personel bersihkan gereja yang terdampak bencana Di Sumut
IGS Percayakan LAZNAS Syarikat Islam Salurkan Air Bersih ke Aceh Tamiang, Tiga Tangki Air Menembus Lumpur Bencana
Gotong Royong Bangun MCK, Satgas Aman Nusa II Polda Aceh dan Warga Aceh Tamiang Bersinergi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:03 WIB

Mendagri Salurkan Bantuan Presiden Untuk Aceh Tamiang

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:03 WIB

Seskab: Pemerintah Telah Selesaikan Pembangunan Lebih dari 1.000 Unit Rumah Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dalam Sebulan

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:33 WIB

15 Ribu Hunian Sementara Danantara Dibangun di 3 Provinsi Sumatera, 600 Unit untuk Aceh Tamiang

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:10 WIB

Kapolri Targetkan 5 Januari 2026, Sekolah di Aceh Tamiang Kembali Dibuka Usai Banjir

Senin, 29 Desember 2025 - 22:19 WIB

Pesantren Darul Mukhlisin Bangkit dari Lumpur, BPJN Aceh Tumpuan Harapan

Berita Terbaru