Diskusi Virtual HMI USU, Pemerintah Dinilai Salah Naikkan Iuran BPJS

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2020 - 00:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screen slide diskusi virtual HMI Fakultas Hukum USU. Foto: D|alex pt

Medan-Mediadelegasi: Di tengah aturan ketat pemberlakukan social distancing menghadapi pandemi Covid-19, ternyata tak menyurutkan daya kritis mahasiswa menanggapi kebijakan-kebijakan di negeri ini.

Buktinya, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara menggelar diskusi virtual menyoroti kenaikan premi (iuran) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Menariknya, ending dari diskusi dengan tema Problematika Kenaikan Iuran BPJS Naik tersebut, walhasil menuai preseden buruk kalangan aktifis. Bahkan pemerintah dinilai salah dalam mengambil kebijakan menaikkan iuran BPJS.

“Hasil diskusi menyimpulkan, bahwa pemerintah salah mengambi kebijakan menaikkan iuran BPJS,” kata Luthfi Hasibuan yang dalam diskusi tersebut selaku moderator, Selasa (19/5), kepada Mediadelegasi, lewat WhatsApp.

BACA JUGA:  Sembako dari Carla & Hugo Buat Warga Griya Nabila 2

Dari diskusi tersebut, lanjut mahasiswa yang akrab disapa Luthfi itu, terungkap bahwa kenaikan iuran BPJS yang bertepatan dengan situasi covid-19 sangat memberatkan masyarakat.

“Pemberlakuan aturan social distancing ini, kita tahu kondisi ekonomi menurun, ada yang dahulu kondisi sulit gara-gara covid tambah makin sulit,” katanya.

Apalagi, sambung Luthfi, terkait kebijakan kenaikan iuran BPJS itu, jauh sebelum pandemi telah ada keputusan Mahkamah Agung (MA) membatalkannya. Berarti, putusan institusi Yudikatif itu tidak menjadi acuan pemerintah dalam mengambil kebijakan.

Tak hanya itu, Luthfi juga menjelaskan kalau diskusi-diskusi tersebut akan selalu intens dilakukan, terlebih menyikapi kenaikan iuran BPJS. “Diskusi ini akan berlanjut terus, bahkan pengikutnya dalam diskusi live virtual melampaui ambang batas. Soalnya tadi ada yang nelpon ke saya tidak bisa masuk ke forum diskusi tersebut,” katanya.

BACA JUGA:  Walikota Bagikan Masker di Kawasan Padat Penduduk

Dia juga menambahkan bahwa salahsatu pemateri pada safari diskusi nasional HMI FH USU tersebut Haris Azhar yang juga Direktur Eksekutif Lokataru. “Selain memberikan masukan terhadap kenaikan BPJS kepada peserta, dia juga memberikan apresiasi terhadap diskusi di tengah pandemi,” urainya.     

Dijelaskan Haris, dari peraturan social distancing tidak mungkin kita mengumpulkan massa. “Maka sebagai alternatif untuk mengumpulkan massa dalam menyatukan persepsi adalah lewat live media online,” ungkap Haris dalam diskusi itu.  D|Med-23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Berita Terbaru