Duka Menyelimuti HUT ke-80 TNI: Praka Marinir Zaenal Mutaqim Gugur dalam Tugas

Senin, 6 Oktober 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praka Marinir Zaenal Mutaqim gugur saat terjun payung dalam rangkaian kegiatan HUT ke-80 TNI. Foto: Ist.

Praka Marinir Zaenal Mutaqim gugur saat terjun payung dalam rangkaian kegiatan HUT ke-80 TNI. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Kabar duka menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Seorang prajurit terbaik dari Korps Marinir, Prajurit Kepala (Praka) Marinir Zaenal Mutaqim, gugur saat melaksanakan tugas penerjunan payung dalam rangkaian kegiatan Presidential Inspection pada Rabu, 2 Oktober 2025 lalu.

Kronologi Insiden Tragis

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama (Laksma) TNI Tunggul, dalam keterangan resminya pada Minggu (5/10/2025), menyampaikan bahwa insiden yang merenggut nyawa Praka Zaenal terjadi ketika almarhum sedang menjalani latihan Rubber Duck Operations (RDO). Kejadian nahas tersebut berlangsung saat fase “processing opening parachute” atau pembukaan parasut di udara.

Meskipun Praka Zaenal mengalami kecelakaan di udara, parasutnya dilaporkan berhasil mengembang sempurna, dan ia berhasil mendarat di air. Tim pengaman laut yang siaga segera menyadari adanya indikasi gangguan dan langsung bertindak cepat.

“Tim pengaman di laut segera mendekati penerjun dan melaksanakan evakuasi menggunakan ambulance sea rider menuju posko kesehatan Kolinlamil,” jelas Laksma Tunggul. Kecepatan evakuasi ini menunjukkan kesiapsiagaan tim di lapangan.

BACA JUGA:  Prabowo Seloroh: Panglima TNI dan Kapolri Sulit Diganti, Namanya Gabung Jadi “Prabowo Subianto”

Setelah evakuasi awal, korban lantas dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto di Jakarta untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Pada saat tiba di rumah sakit, kondisi Praka Zaenal dilaporkan masih dalam keadaan sadar.

Tim dokter di RSPAD berjuang keras selama dua hari untuk menyelamatkan nyawa prajurit kebanggaan TNI Angkatan Laut ini. Namun, takdir berkata lain. Pada Sabtu, 4 Oktober 2025, Praka Mar Zaenal Mutaqim dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.

Penghormatan untuk Prajurit Terbaik

Kepergian Praka Zaenal meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI Angkatan Laut, khususnya Korps Marinir. Almarhum merupakan personel andal dari Batalyon Intai Amfibi (Taifib), salah satu satuan elite Marinir.

Laksma Tunggul menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas gugurnya Praka Zaenal. Ia menyebut almarhum sebagai sosok prajurit dengan dedikasi dan semangat juang yang luar biasa. “Kami merasa sangat kehilangan dengan gugurnya personel terbaik Taifib ini. Almarhum adalah prajurit yang berdedikasi tinggi, berprestasi, dan selalu menunjukkan semangat juang yang luar biasa dalam setiap tugas yang diemban,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemerintah Prihatin OTT Beruntun Sejumlah Kepala Daerah

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas jasa dan pengabdiannya, TNI Angkatan Laut memastikan almarhum akan diusulkan untuk diberikan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa. Ini adalah bentuk apresiasi atas pengorbanan saat bertugas.

“Sebagai bentuk penghormatan, TNI AL akan mengusulkan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada Almarhum atas jasa-jasanya saat bertugas,” tegas Laksma Tunggul.

Jenazah almarhum telah dimakamkan secara militer di kampung halamannya, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Upacara pemakaman militer ini menjadi perpisahan terakhir yang penuh kehormatan bagi sang prajurit. Praka Zaenal Mutaqim gugur dalam menjalankan tugas mulia, sebuah pengorbanan yang akan selalu dikenang oleh bangsa dan negara. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Periksa 12 Saksi Kasus Korupsi MBG, Sekretaris Kepala BGN & Pengusaha Masuk Jaring Penyelidikan
Jaksa Agung Burhanuddin Lantik 15 Kajati Baru, Sutikno Pimpin Kajati DKI Jakarta
KPK Periksa Vina Purnamasari Istri Bos Blueray Cargo, Pengembangan Kasus Suap Bea Cukai Diperdalam
Keluarga Sutrimo Lapor Kematian ke Polresta Banyumas, Minta Kepastian Hukum di Balik Berita Simpang Siur
Rupiah Menguat 142 Poin ke Rp17.755 per Dolar AS, Didukung Sentimen Destry Damayanti & Pelonggaran Suku Bunga Fed
Pemerintah Beri Diskon 50% Iuran JKK & JKM, Pelindungan Sosial Pekerja Persampahan Makin Terjangkau
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat di Indonesia, Ini Wilayah yang Bisa Menyaksikan
Polisi Lakukan Ekshumasi & Autopsi Ulang Jasad Sutrimo Rabu Besok, Demi Ungkap Penyebab Kematian
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Kejagung Periksa 12 Saksi Kasus Korupsi MBG, Sekretaris Kepala BGN & Pengusaha Masuk Jaring Penyelidikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Jaksa Agung Burhanuddin Lantik 15 Kajati Baru, Sutikno Pimpin Kajati DKI Jakarta

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:18 WIB

KPK Periksa Vina Purnamasari Istri Bos Blueray Cargo, Pengembangan Kasus Suap Bea Cukai Diperdalam

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Keluarga Sutrimo Lapor Kematian ke Polresta Banyumas, Minta Kepastian Hukum di Balik Berita Simpang Siur

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Rupiah Menguat 142 Poin ke Rp17.755 per Dolar AS, Didukung Sentimen Destry Damayanti & Pelonggaran Suku Bunga Fed

Berita Terbaru