Gempa M 7,5 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Tak Ada Potensi Tsunami di Indonesia

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa 7,5 Magnitudo Guncang Hokkaido di Jepang. Foto : Ist.

Gempa 7,5 Magnitudo Guncang Hokkaido di Jepang. Foto : Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gempa bumi dengan magnitudo 7,5 mengguncang wilayah timur laut Jepang pada Senin (8/12/2025) malam waktu setempat, memicu peringatan tsunami yang sempat menimbulkan kekhawatiran. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) sebelumnya memperkirakan adanya potensi tsunami setinggi 3 meter yang dapat menghantam pesisir Jepang setelah gempa terjadi pada pukul 23.15 waktu setempat. Gelombang kecil dengan ketinggian antara 20 hingga 70 cm terpantau di beberapa pelabuhan di Hokkaido, Aomori, dan Iwate.

Menanggapi situasi tersebut, masyarakat Indonesia pun bertanya-tanya mengenai potensi dampak dari gempa dan peringatan tsunami tersebut terhadap wilayah Tanah Air.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemodelan tsunami, gempa kuat yang terjadi di Jepang tersebut tidak berpotensi memicu tsunami di Indonesia maupun negara-negara lain di Samudera Hindia.

BACA JUGA:  Gempa Bumi M8,7 Mengguncang Semenanjung Kamchatka Rusia, Tsunami Menghantam Pantai

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Pasifik dan Lempeng Okhotsk. Gempa bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault),” jelas Daryono dalam keterangan resmi yang dikutip pada Selasa (9/12/2025).

Daryono menambahkan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 41.02° Lintang Utara dan 142.08° Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 72 kilometer arah timur laut Hachinohe, Jepang, pada kedalaman 37 kilometer.

“Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia,” tegasnya.

Oleh karena itu, Daryono mengimbau kepada seluruh masyarakat pesisir di wilayah Indonesia untuk tetap tenang dan tidak panik.

BACA JUGA:  Aksi Nyata Miliarder Dunia: Beli Ratusan Ribu Hektar Lahan Demi Konservasi Hutan

BMKG akan terus memantau perkembangan dampak dari gempa bumi tersebut dan segera memberikan informasi terbaru kepada para pemangku kepentingan, media, dan masyarakat luas. Hingga pukul 21.50 WIB pada tanggal 8 Desember 2025, hasil monitoring menunjukkan adanya satu gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M5,5.

Daryono juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan bahwa informasi yang diterima berasal dari sumber resmi BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. Hal ini penting untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat dan dapat menimbulkan kepanikan yang tidak perlu. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok
Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026
Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki
Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang
24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan
Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Korban Gempa NTT
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:11 WIB

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 11:50 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 12:03 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup

Berita Terbaru