Geopark Kaldera Toba Siap Divalidasi Ulang Tim UNESCO

- Penulis

Jumat, 25 April 2025 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Sumut diwakili Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp) menyerahkan secara resmi dokumen final Revalidasi TCUGGp kepada Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) di Jakarta, belum lama ini. Foto: dok-Mediadelegasi/HO

Pemerintah Provinsi Sumut diwakili Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp) menyerahkan secara resmi dokumen final Revalidasi TCUGGp kepada Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) di Jakarta, belum lama ini. Foto: dok-Mediadelegasi/HO

Medan-Mediadelegasi: Taman bumi atau Geopark Kaldera Toba siap divalidasi ulang oleh tim asesor dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO pada Juni 2025.

Terkait agenda revalidasi UNESCO Global Geopark Kaldera Toba tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut menyatakan telah mematangkan berbagai persiapan.

“Kita bersama Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark atau BP TCUGGp yang mempersiapkan kunjungan tim asesor UNESCO,” kata Pelaksana Tugas Kepala Disbudparekraf Provinsi Sumut Dikky Anugerah dalam keterangan tertulis diterima Mediadelegasi, di Medan, Jumat (25/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dikky menjelaskan, revalidasi atau validasi ulang merupakan bagian dari evaluasi berkala untuk memastikan Toba Caldera tetap memenuhi standar geopark internasional.

Untuk memenuhi standar geopark dunia, UNESCO menetapkan sejumlah syarat, antara lain pelestarian geologi, edukasi dan pengembangan ekonomi masyarakat berbasis pariwisata yang berkelanjutan.

“Dalam upaya mempertahankan status Geopark Kaldera Toba dalam UNESCO Global Geoparks, kita juga melibatkan perwakilan pemerintah kabupaten/kota se kawasan Danau Toba, Badan Pengelola Geopark, sejumlah komunitas lokal, dan mitra lintas sektor,” paparnya.

BACA JUGA:  Sumut Kembali Terima 32.880 Dosis Vaksin Covid-19 untuk 30 Kabupaten/Kota

 

Adapun fokus persiapan yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir, lanjut Dikky, meliputi kesiapan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan edukasi geopark, dan strategi promosi.

 

 

Sementara itu, General Manager Badan Pengelola TCUGGp, Azizul Kholis, mengemukakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan berbagai dokumen yang diperlukan untuk proses revalidasi dan siap menyerahkannya kepada UNESCO sebelum batas waktu yang ditetapkan.

“Kami telah bekerja keras untuk memenuhi seluruh rekomendasi UNESCO agar Geopark Kaldera Toba tetap menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark,” ujarnya.

 

Azizul menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan seluruh rekomendasi UNESCO dapat dipenuhi secara menyeluruh.

 

“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan para pakar sangat penting agar Geopark Kaldera Toba mendapatkan kartu hijau atau green card dari UNESCO, sehingga statusnya dapat diperpanjang selama empat tahun ke depan,” tuturnya.

 

Azizul menyatakan optimistis bisa beradaptasi dan akan berlangsung secara cepat, dan mendapat dukungan solid atas kawasan Danau Toba.

BACA JUGA:  Sumut Canangkan Gerakan Tanam Pohon Bersama untuk Kaldera Toba

“Revalidasi ini menjadi momentum penting menunjukkan keseriusan bahwa kita menjaga keberlanjutan geopark di mata dunia,” kata akademisi dari Universitas Negeri Medan (Unimed) itu.

 

Dengan langkah ini, status Geopark Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark diharapkan dapat diperpanjang melalui proses penilaian ulang yang dijadwalkan pada Juni 2025.

 

Sebagai informasi, dalam rapat UNESCO Global Geopark di Maroko pada 4-5 September 2023 lalu, kawasan Geopark Kaldera Toba mendapat kartu kuning dari UNESCO.

 

Kartu kuning merupakan peringatan dari UNESCO yang berarti badan pengelola wilayah tersebut tidak memenuhi beberapa kriteria yang ditetapkan.

UNESCO meminta Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark melakukan perbaikan, sebelum dilakukan validasi ulang selama dua tahun kemudian.

 

Selain Geopark Kaldera Toba, beberapa taman bumi lainnya juga mendapat kartu serupa, yakni Gua Zhijindong di Tiongkok, Taman Nasional Regional Luberon di Prancis, Madonie di Italia, dan Colca y Volcanes de Andagua di Peru. D|Red

 

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musda Golkar Sumut XI Dipastikan Kondusif, Kader Diminta Tetap Solid
Andar Amin Kantongi 30 Suara Jelang Musda Golkar Sumut
Kapolri: Polri Maksimalkan Bantuan untuk Aceh, Sumut, Sumbar yang Terdampak Bencana
Hari Ini Ops Zebra 2025 Digelar di sumut
Itak Pohul-pohul dan Rezeki Arsy, Kekuatan Mediadelegasi
Kadis LHK Sumut Diadukan ke Gubsu dan Inspektorat
Dua Menko Dorong TSTH2 di Humbahas jadi Pusat Inovasi Pangan
Kontroversi DPRD Sumut : Staf Ahli Berubah Jadi Pramu Ruang, Sekwan Bungkam

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:45 WIB

Musda Golkar Sumut XI Dipastikan Kondusif, Kader Diminta Tetap Solid

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:50 WIB

Andar Amin Kantongi 30 Suara Jelang Musda Golkar Sumut

Minggu, 30 November 2025 - 21:34 WIB

Kapolri: Polri Maksimalkan Bantuan untuk Aceh, Sumut, Sumbar yang Terdampak Bencana

Senin, 17 November 2025 - 08:38 WIB

Hari Ini Ops Zebra 2025 Digelar di sumut

Senin, 20 Oktober 2025 - 13:13 WIB

Itak Pohul-pohul dan Rezeki Arsy, Kekuatan Mediadelegasi

Berita Terbaru

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Nasional

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB