Geopark Kaldera Toba Terancam Dicabut dari UNESCO Global Geopark

Selasa, 13 Mei 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

Foto: Ist

Samosir-Mediadelegasi: Geopark Kaldera Toba di Sumatera Utara terancam kehilangan statusnya sebagai UNESCO Global Geopark. Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) akan melakukan penilaian ulang terhadap Geopark Kaldera Toba setelah memberi waktu dua tahun untuk pembenahan.

Ketua Pusat Studi Geopark Indonesia, Wilmar E Simandjorang, menyatakan bahwa belum ada pembenahan yang berarti dilakukan oleh badan pengelola Geopark Kaldera Toba. Organisasi badan pengelola juga tidak berjalan selama dua tahun terakhir. Waktu yang tersisa untuk melakukan pembenahan tinggal satu bulan lagi sebelum kedatangan tim asesor UNESCO pada Juni ini.

Geopark Kaldera Toba diterima menjadi anggota UNESCO Global Geopark pada 7 Juli 2020 melalui Sidang Ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris. Keanggotaan ini diharapkan dapat mendorong pembangunan yang mencakup tiga pilar, yakni pemberdayaan masyarakat lokal, edukasi, dan konservasi.

BACA JUGA:  Diduga Kena Racun, Kerbau Milik Rinto Sihotang Mati di Parhorasan

Geopark Kaldera Toba perlu melakukan pembenahan atas empat rekomendasi yang disampaikan UNESCO. Pembenahan ini diperlukan untuk mempertahankan status Geopark Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark.

Jika Geopark Kaldera Toba kehilangan statusnya sebagai UNESCO Global Geopark, maka akan berdampak pada pariwisata dan ekonomi lokal. Geopark Kaldera Toba memiliki potensi wisata yang besar, namun kehilangan status akan mengurangi daya tarik wisatawan.

Pemerintah dan badan pengelola Geopark Kaldera Toba perlu melakukan upaya penyelamatan untuk mempertahankan status Geopark Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark. Pembenahan yang cepat dan efektif diperlukan untuk meningkatkan kualitas Geopark Kaldera Toba.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir
Vandiko Gultom Sambut Kajari Baru Samosir, Tekankan Kolaborasi dan Restorative Justice
Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak
Paskibraka Samosir Dapat Apresiasi dan Uang Pembinaan
86 Warga Binaan Lapas Kelas III Pangururan Dapat Remisi
Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan
Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang
PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Vandiko Gultom Sambut Kajari Baru Samosir, Tekankan Kolaborasi dan Restorative Justice

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Paskibraka Samosir Dapat Apresiasi dan Uang Pembinaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:58 WIB

86 Warga Binaan Lapas Kelas III Pangururan Dapat Remisi

Berita Terbaru

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan hari ini

Jakarta

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:13 WIB

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir. (Foto:Ist)

Kabupaten Samosir

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:51 WIB