Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir. (Foto:Ist)

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir. (Foto:Ist)

Samosir-Mediadelegasi:Pemerintah Kabupaten Samosir memperkuat langkah menuju swasembada pangan lewat pertanian modern. Mereka mewujudkan langkah ini melalui Gerakan Tanam Padi Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) seluas 148 hektare.

​Petani menanam padi di Desa Sinaga Uruk Pandiangan, Kecamatan Nainggolan, pada Jumat (21/08/2026). Mereka melibatkan Kelompok Tani Mula Tani dan Kelompok Tani Segar serta mengembangkan varietas padi Ciherang.

​Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom—yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Tumiur Gultom—menyambut baik kehadiran Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian beserta tim. Program PM-AAS menjadi strategi penting untuk memodernisasi sektor pertanian Samosir guna mendongkrak produktivitas.

​”Kami menargetkan hasil PM-AAS mencapai 10 ton per hektare,” ucap Tumiur. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara karena telah membangun fasilitas pompa air di desa tersebut sehingga program ini berjalan lancar.

BACA JUGA:  Minta Kusuk Lalu Cabuli Anak Bawah Umur

​Ketua DPRD Samosir, Nasip Simbolon, turut mendukung penuh kerja sama antara pemkab dan Kementerian Pertanian. Ia berharap program ini mampu mendongkrak produksi padi lokal, memenuhi kebutuhan beras daerah, hingga menyuplai wilayah lain.

​Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian, Mulyono, menjelaskan bahwa Menteri Pertanian menggagas sistem PM-AAS. Sistem ini menerapkan teknik tanam benih langsung tanpa proses pindah tanam.

​Metode tersebut memangkas biaya tenaga kerja dan memperbanyak populasi tanaman.

​”Jika tanam pindah menghasilkan 250 ribu hingga 300 ribu rumpun per hektare, pertanian modern ini mampu mencapai 800 ribu sampai 1,2 juta rumpun,” terang Mulyono. Tahun ini, Kementerian Pertanian mematok target penerapan PM-AAS seluas 37 ribu hektare di Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Vaksinasi Rabies Secara Massal di Samosir

​Mulyono menilai Kabupaten Samosir memiliki peluang besar untuk memadukan sektor pertanian dan pariwisata. Mereka bisa mengembangkan konsep agrowisata sebagai daya tarik baru bagi wisatawan.

​Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam Samosir, tetapi juga mendapat edukasi seputar pertanian modern. Masyarakat meyakini sinergi ini mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendongkrak kesejahteraan warga Samosir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vandiko Gultom Sambut Kajari Baru Samosir, Tekankan Kolaborasi dan Restorative Justice
Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak
Paskibraka Samosir Dapat Apresiasi dan Uang Pembinaan
86 Warga Binaan Lapas Kelas III Pangururan Dapat Remisi
Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan
Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang
PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding
Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Vandiko Gultom Sambut Kajari Baru Samosir, Tekankan Kolaborasi dan Restorative Justice

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Paskibraka Samosir Dapat Apresiasi dan Uang Pembinaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:58 WIB

86 Warga Binaan Lapas Kelas III Pangururan Dapat Remisi

Berita Terbaru

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir. (Foto:Ist)

Kabupaten Samosir

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:51 WIB

Personel BNN bersiaga menjaga barang bukti sabu cair seberat 2,6 ton yang berhasil digagalkan penyelundupannya di Perairan Karimun, Kepulauan Riau. Pengungkapan ini berpotensi menyelamatkan 14,1 juta jiwa dari ancaman narkoba senilai Rp8,5 triliun. Foto: Ist.

Nasional

BNN Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair di Kepri

Sabtu, 22 Agu 2026 - 10:47 WIB