Medan-Mediadelegasi: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Ridwan Sujana Angsar, resmi melantik tiga pejabat eselon IV untuk mengisi posisi strategis di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Kejari Medan, Selasa (10/2).
Gerbong Mutasi Kejari Medan Adapun tiga jabatan Kepala Seksi (Kasi) yang berganti pucuk pimpinan tersebut adalah Kasi Intelijen, Kasi Tindak Pidana Umum (Pidum), dan Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus).
Jabatan Kasi Intelijen kini resmi dijabat oleh Valentino Harry Parluhutan Manurung, menggantikan Dapot Dariarma yang mendapat tugas baru sebagai Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta. Sementara itu, posisi Kasi Pidum dipercayakan kepada Zulkarnain Harahap, menggantikan Deny Marincka Pratama yang dipromosikan ke Direktorat C JAM Pidum Kejagung.
Terakhir, jabatan Kasi Pidsus kini diduduki oleh Juanda Ronny, menggantikan Mochamad Ali Rizza yang berpindah tugas menjadi Kasi Intelijen Kejari Palembang.
Ketiga pejabat baru ini diketahui sebelumnya memiliki rekam jejak sebagai Satuan Tugas (Satgas) di lingkungan Kejaksaan Agung RI.
Menjaga Marwah Institusi
Dalam arahannya, Kajari Medan Ridwan Sujana Angsar menekankan bahwa mutasi dan promosi adalah dinamika organisasi yang lumrah sebagai bentuk kepercayaan pimpinan atas dedikasi personel. Namun, ia memberikan catatan tegas terkait integritas.
“Menjaga integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas itu sangat penting.
Jaga nama baik institusi kejaksaan dan hindari perbuatan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat,” ujar Ridwan dalam keterangannya, Selasa (10/2).
Ridwan juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada institusi dan negara, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ia berharap para pejabat baru tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi.
“Untuk pejabat yang baru dilantik, diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru dan langsung bekerja menangani tugas-tugas yang ada,” tegasnya.
Fokus pada Soliditas Penegakan Hukum.
Lebih lanjut, Kajari meminta agar para Kasi yang baru dilantik memperkuat soliditas internal dan kekompakan tim. Hal ini dinilai krusial agar proses penegakan hukum di wilayah Medan dapat berjalan secara maksimal dan transparan.
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kajari Medan Nomor: PRIN-50/L.2.10/Cp.3/02/2026. Dengan formasi baru ini, Kejari Medan diharapkan mampu terus meningkatkan performa pelayanan hukum dan pengawasan di tengah masyarakat.D|Red












