Gubernur Sumut Mediasi Sengketa Gedung Sekolah Deliserdang, Belajar Tatap Muka Dilanjutkan Senin Depan

Rabu, 16 Juli 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan mediasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang dengan Al-Washliyah di Aula Kantor Kepala Desa Petumbukan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Rabu (16/7/2025). Sumber : Diskominfo Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan mediasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang dengan Al-Washliyah di Aula Kantor Kepala Desa Petumbukan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Rabu (16/7/2025). Sumber : Diskominfo Sumut

Deliserdang-Mediadelegasi : Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, berhasil memediasi sengketa penggunaan gedung sekolah antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang dan Al-Washliyah. Mediasi yang alot ini menghasilkan kesepakatan penggunaan aset secara bersama, sehingga para siswa dapat kembali belajar tatap muka di kelas mulai Senin depan.

Pertemuan mediasi yang penuh dinamika ini berlangsung di Aula Kantor Kepala Desa Petumbukan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Rabu (16/7/2025). Hadir secara daring Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, dari Jakarta, didampingi Wakil Bupati Lomlom Suwondo. Turut serta Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Dedi Iskandar Batubara, pimpinan Forkopimda Kabupaten Deliserdang, dan Kepala Desa Petumbukan, Zulhilfan Saragih.


Sengketa ini bermula dari penyegelan gedung sekolah yang merupakan aset Pemkab Deliserdang, namun berdiri di atas lahan milik Al-Washliyah. Penyegelan tersebut menyebabkan siswa Madrasah Tsanawiyah Al-Washliyah terpaksa libur belajar sejak Senin (14/7/2025).


Gubernur Bobby menekankan pentingnya pendidikan dan mencari solusi terbaik bagi semua pihak. “Persoalan ini bukan soal aturan, melainkan bagaimana aktivitas anak-anak kita mendapatkan pendidikan,” tegas Bobby, mengutip pentingnya sektor pendidikan seperti yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.


Bobby menekankan pentingnya pendekatan win-win solution, di mana semua pihak merasa diuntungkan. Prioritas utama adalah memastikan siswa dapat kembali belajar tanpa terhambat.


Gedung sekolah tersebut memiliki 18 ruang belajar. Selama ini, 8 ruang digunakan oleh Madrasah Tsanawiyah Al-Washliyah, dan 10 ruang lainnya digunakan oleh SMPN 2 Galang.


Permohonan hibah dari Al-Washliyah kepada Pemkab Deliserdang untuk pelepasan aset gedung masih dalam proses, menunggu pembangunan gedung baru oleh Pemkab Deliserdang yang diperkirakan selesai dalam dua tahun mendatang. Permohonan pinjam pakai sebelumnya dibatalkan karena tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 19 tahun 2016.


Sebagai solusi, Gubernur Bobby mengusulkan pemanfaatan bersama gedung sekolah yang ada hingga gedung baru selesai dibangun. Pembangunan gedung baru SMPN 2 Galang akan diupayakan mendapat bantuan.


Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Dedi Iskandar Batubara, menyambut baik solusi yang ditawarkan Gubernur. Ia menekankan bahwa yang terpenting adalah kelancaran proses belajar mengajar, bukan kepemilikan gedung.


Kesepakatan akhir menetapkan penggunaan bersama gedung sekolah oleh Pemkab Deliserdang dan Al-Washliyah. Setelah pertemuan, Gubernur dan rombongan meninjau lokasi sekolah, disambut antusias oleh siswa dan orang tua yang menantikan solusi atas sengketa ini.


Pertemuan ini juga dihadiri sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut, Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana, Anggota DPRD Deliserdang, pengurus PD Al-Washliyah Deliserdang, dan perwakilan Forkopimda Kabupaten Deliserdang.


Mediasi ini menjadi contoh penyelesaian konflik yang mengedepankan kepentingan pendidikan anak-anak. Solusi yang dicapai menunjukkan komitmen semua pihak untuk memastikan kelancaran proses belajar mengajar.


Dengan tercapainya kesepakatan ini, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan normal kembali, menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi para siswa.


Keberhasilan mediasi ini juga menjadi bukti sinergi yang baik antara Pemerintah Provinsi Sumut, Pemkab Deliserdang, dan Al-Washliyah dalam mengatasi permasalahan di masyarakat. D|Red.

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
BACA JUGA:  Keluarga Viktor Gabe Marpaung Mendambakan Perhatian Pemerintah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Rumah Tuhan, Maruli Siahaan Salurkan Bantuan 100 Sak Semen
Dahnil Anzar Simanjuntak Hadiri Pelantikan DPD MPI Deli Serdang
Kafilah Labura Siap Bertarung di MTQ Sumut 2026. Bupati: Prestasi Gemilang Hingga Nasional harus dicapai
​PLN Pancur Batu “Obral” Pemadaman, Ekonomi Warga Lumpuh Sepekan
​Krisis Listrik Lima Hari Berturut-turut di Pancur Batu, Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha Lumpuh
​Krisis Listrik di Deli Serdang: Warga Pancur Batu Keluhkan Pemadaman Berulang, Kerugian Usaha Capai Jutaan Rupiah ​
Garuda Muda Awali Piala AFF U-19 dengan Pesta Tiga Gol ke Gawang Myanmar
Bobby Nasution: Pancasila Solusi Nyata untuk Tantangan Global Masa Kini
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:02 WIB

Demi Rumah Tuhan, Maruli Siahaan Salurkan Bantuan 100 Sak Semen

Senin, 22 Juni 2026 - 16:41 WIB

Dahnil Anzar Simanjuntak Hadiri Pelantikan DPD MPI Deli Serdang

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:12 WIB

Kafilah Labura Siap Bertarung di MTQ Sumut 2026. Bupati: Prestasi Gemilang Hingga Nasional harus dicapai

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:07 WIB

​PLN Pancur Batu “Obral” Pemadaman, Ekonomi Warga Lumpuh Sepekan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:22 WIB

​Krisis Listrik Lima Hari Berturut-turut di Pancur Batu, Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha Lumpuh

Berita Terbaru