Hidup Sehat dan Dibesarkan dengan Aneka Menu ‘Zero Migor’

- Penulis

Sabtu, 26 Maret 2022 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memasak dengan cara merebus, tanpa migor. Foto: Ist

Memasak dengan cara merebus, tanpa migor. Foto: Ist

ADA hal menarik dari situasi maraknya kelangkaan produk minyak goreng (migor) yang disusul melonjaknya harga di pasaran sejak dicabut-hapusnya bandrol harga eceran tertinggi (HET) oleh pemerintah pada 16 Maret lalu. ‘Ribut-ribut’ publik selaku konsemen barang kebutuhan pokok di negeri ini,  serta merta menggugah sejumlah konsumen dari kalangan warga Batak mencetuskan wacana ‘hidup sehat (tanpa) ‘Zero migor’ dalam kehidupan sehari-hari.

“Orang-orang Batak itu sejak dulu hidup sehat dan dibesarkan tanpa konsumsi minyak goreng dalam kebutuhan hidupnya sehari-hari, karena migor bukan kebutuhan penting di dapur. Ikan asin itu dibakar, bukan digoreng, ikan teri di-arsik bukan disambal, kacang di-gongseng (diaduk di belanga sampai matang, tanpa minyak atau cairan apapun), ubi diparut diisi gula merah lalu dikukus atau direbus saja atau dibakar,” ujar pakar dan praktisi Kebudayaan Batak DR Saut Raja H Sitanggang dari FGD Batakologi Jakart, via rilis WA yang disebar (posting) kepada publik di kalangan peserta FGD tersebut, Sabtu (26/3).

BACA JUGA:  Gubernur Edy: Tidak Ada Ceritanya Migor Langka di Sumut

Tanpa memaparkan kondisi terkini dari tingkat konsumsi minyak goreng di kalangan warga Batak, khususnya terkait terjadinya situasi kelangkaan produk minyak goreng yang menimbulkan pro-kontra dan ‘ribut-ribut’ publik saat ini, Sitanggang hanya menyebutkan, kalau  ada minyak goreng di rumahnya (masyarakat Batak), ya dipakai. Tapi jika tak ada, semuanya tetap baik-baik saja dan tetap bisa makan enak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahun Kuda Api 2026: Ini Daftar Shio yang Diprediksi Paling Beruntung
Pemprov Sumut Tegaskan 5 Komitmen Lestarikan Budaya Melayu, Siap Jadi Bagian Diplomasi Budaya Nasional
Kajati Sumut Dr. Harli Siregar Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Melayu Medan
Ramalan Zodiak Besok, 19 April 2025: Taurus, Gemini, Libra, Leo
Dihadiri Ibu Negara, Ny Kahiyang Ayu Hadiri Puncak Peringatan HKG dan Jambore Nasional PKK
Rotua Wendeilyna Simarmata Menyorot Makna Pemberian Ulos
Pengurus KMDT Provinsi Bali Resmi Dikukuhkan
KMDT: Aksi Bersih-Bersih Jelang Aquabike 2023 Libatkan Ribuan Pelajar

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:17 WIB

Tahun Kuda Api 2026: Ini Daftar Shio yang Diprediksi Paling Beruntung

Senin, 17 November 2025 - 17:32 WIB

Pemprov Sumut Tegaskan 5 Komitmen Lestarikan Budaya Melayu, Siap Jadi Bagian Diplomasi Budaya Nasional

Sabtu, 8 November 2025 - 16:55 WIB

Kajati Sumut Dr. Harli Siregar Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Melayu Medan

Jumat, 18 April 2025 - 22:57 WIB

Ramalan Zodiak Besok, 19 April 2025: Taurus, Gemini, Libra, Leo

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:35 WIB

Dihadiri Ibu Negara, Ny Kahiyang Ayu Hadiri Puncak Peringatan HKG dan Jambore Nasional PKK

Berita Terbaru