Hidup Sehat dan Dibesarkan dengan Aneka Menu ‘Zero Migor’

- Penulis

Sabtu, 26 Maret 2022 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memasak dengan cara merebus, tanpa migor. Foto: Ist

Memasak dengan cara merebus, tanpa migor. Foto: Ist

“Nama-nama benda yang ber-Bahasa Batak itu harusnya tetap tercatat dalam kamus walau belum ada arti terjemahannya. Itu kan bisa dianalogikan atau diasumsikan dengan objek sinonim atau ringkasan fungsinya. Misalnya dengke (baca: dekke) yang semula hanya untuk sebutan ikan mas atau ‘Ihan Batak’, tapi belakangan sudah meluas artinya karena sudah mencakup atau termasuk ikan-ikan jenis lainnya. Kalau dulunya Batak eksis dengan menu Dengke Naniarsik (arsik ikan mas), sekarang malah sudah ada ikan mas goreng bahkan be-dua goreng dan be-satu goreng,” ujar Jupiter Tamba serius.

Dia memang mengakui, aneka menu kuliner atau makanan sehari-hari warga Batak di kota maupun desa-desa, hingga kini masih dominan dengan olahan tanpa minyak goreng. Namun, Jupiter mendukung inspirasi untuk wacana agar Orang Batak hidup tanpa minyak goreng.

BACA JUGA:  Butet Manurung Wanita Batak ‘Role Model’ Barbie

Secara terpisah, dukungan itu juga dicetuskan praktisi spiritual Batak Emetikra Simbolon yang dikenal sebagai ‘Sibaso Nabolon’ di Desa Cintadame Simanindo Samosir, juga praktisi hukum di Medan Raja Makayasa Harahap SH MH. Praktisi wisata Ir Raya Timbul Manurung MSc juga mendukung wacana tersebut sembari mencontohkan ada menu ‘Jagal Naniura’ (daging ayam, lembu atau kambing yang dimasak mirip cara masak Dengke Naniura).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sembari mendukung wacana SRH Sitanggang sebagai inspirasi pentingnya Orang Batak kembali ke menu sehat alami tanpa minyak goreng, ‘Ompung Nurani’ Tamba dan Raja Harahap juga menilai pentingnya gerakan semacam kampanye Hidup Sehat ‘Zero Migor’

BACA JUGA:  Gubernur Edy: Tidak Ada Ceritanya Migor Langka di Sumut

“Ingat, warisan Nenek Moyang Batak juga telah mengajarkan kita peduli dan konsumsi makanan sehat secara alami, misalnya memasukkan sayuran dan ikan ke dalam periuk setelah nasi mendidih. Begitu nasinya masak, lauk berupa ikan dan sayurnya masak dalam sekali proses. Ini bukan potret orang malas, tapi memang pola hidup sehat yang hemat,” ujar Jupiter Tamba.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahun Kuda Api 2026: Ini Daftar Shio yang Diprediksi Paling Beruntung
Pemprov Sumut Tegaskan 5 Komitmen Lestarikan Budaya Melayu, Siap Jadi Bagian Diplomasi Budaya Nasional
Kajati Sumut Dr. Harli Siregar Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Melayu Medan
Ramalan Zodiak Besok, 19 April 2025: Taurus, Gemini, Libra, Leo
Dihadiri Ibu Negara, Ny Kahiyang Ayu Hadiri Puncak Peringatan HKG dan Jambore Nasional PKK
Rotua Wendeilyna Simarmata Menyorot Makna Pemberian Ulos
Pengurus KMDT Provinsi Bali Resmi Dikukuhkan
KMDT: Aksi Bersih-Bersih Jelang Aquabike 2023 Libatkan Ribuan Pelajar

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:17 WIB

Tahun Kuda Api 2026: Ini Daftar Shio yang Diprediksi Paling Beruntung

Senin, 17 November 2025 - 17:32 WIB

Pemprov Sumut Tegaskan 5 Komitmen Lestarikan Budaya Melayu, Siap Jadi Bagian Diplomasi Budaya Nasional

Sabtu, 8 November 2025 - 16:55 WIB

Kajati Sumut Dr. Harli Siregar Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Melayu Medan

Jumat, 18 April 2025 - 22:57 WIB

Ramalan Zodiak Besok, 19 April 2025: Taurus, Gemini, Libra, Leo

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:35 WIB

Dihadiri Ibu Negara, Ny Kahiyang Ayu Hadiri Puncak Peringatan HKG dan Jambore Nasional PKK

Berita Terbaru