Medan-Mediadelegasi: Wakil Rektor III, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, DR H Nispul Khoiri MAg mengatakan, Islam di Indonesia saat ini masuk dalam fase masa depan yang dapat dinikmati oleh umat Islam, seperti kebebasan beribadah, kebebasan menyatakan pendapat yang bertanggung jawab dan itu tidak terjadi di luar Indonesia.
Demikian pengantar diskusi “Peradaban Islam” diselenggarakan Majelis Wilayah KAHMI Sumatera Utara, Rabu kemarin, di Medan.
BACA JUGA: Nispul: Islam Nusantara Bukan Mazhab Menyesatkan
Menurutnya, perkembangan Islam di Nusantara terus mengalami kemajuan dalam seluruh bidang kehidupan, bahkan Islam memberikan warna bagi jalannya pemerintahan baik di pusat hingga ke daerah. “Kondisi ini dapat dilihat dari berbagai kegiatan keislaman dalam kegiatan kenegaraan,” ujar Nispul.
Lebih jauh disampaikan ,hadirnya Islam Nusantara memberikan warna bagi terbentuknya harmoni kebangsaan yang semakin baik dan hidup diruang terbuka dengan beragam dinamikanya.
“Hadirnya Islam Nusantara adalah wajah Islam Indonesia yang moderat dan berdimensi Islam yang berkemajuan, inilah modal dasar bangsa kita untuk terus membangun peradaban Islam Indonesia yang lebih baik, maju dalam bingkai keberagaman, dengan tetap menjaga nilai-nilai sosial yang terjalin baik ini,” tambah Ketua ISNU Sumut ini.
Menurutnya, wajah Islam Nusantara dan Islam berkemajuan tercermin dalam ruang silaturahmi Kebangsaan yang kuat.
“Spirit moderasi beragama juga harus tercermin bagi agama-agama lainnya, sehingga terbentuk sikap saling menghormati atas dasar semangat toleransi”,sambung tokoh muda NU ini.
Diskusi perabadan yang mengambil tema The Future of Islam in Indonesia dirangkai menyongsong Munas Kahmi ke XI di Palu, menghadirkan narasumber diantaranya Prof Dr Faisar Ananda, MA, Prof Dr Abdullah Jamil, M.Si, Dr Nispul Khoiri, M.Ag, Dr Masri Sitanggang, M.Sc dan Dr Shohibul Ansor Siregar dengan moderator Dr Ansari Yamamah. Diskusi yang dilaksanakan secara online dan offline. D|Med-asy







Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?