Kabupaten Dairi Siap Penuhi Kebutuhan Cabai di Medan

- Penulis

Selasa, 25 Oktober 2022 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani memperlihatkan tanaman cabai yang dibudidayakan  di Kabupaten Dairi.  Foto:  Ilustrasi

Petani memperlihatkan tanaman cabai yang dibudidayakan di Kabupaten Dairi. Foto: Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dan Pemerintah Kabupaten Dairi melakukan kerja sama antar daerah untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok di Medan, terutama cabai yang tingkat kebutuhannya mencapai 22 ton per hari.

Sebagaimana diketahui, cabai merupakan salah satu komoditi penyumbang inflasi tertinggi di Medan. Sementara Dairi merupakan daerah penghasil cabai terbesar di Sumut.

Hal ini terungkap dalam pertemuan Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, di Balai Kota Medan pada 19 Oktober 2022 lalu, seperti dilansir dari situs pemkomedan.go.id.

Bobby yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman mengatakan, kerja sama antar daerah tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi Presiden agar pemerintah daerah menekan angka inflasi di bawah 5 persen.

“Kami coba menindaklanjuti instruksi Bapak Presiden mengendalikan inflasi di bidang pangan. Bekerja sama dengan daerah penghasil komoditi pangan di Sumut, salah satunya Kabupaten Dairi,” ujar Bobby.

Ia mengatakan, ketika para kepala daerah diundang Presiden beberapa waktu lalu terkait pengendalian inflasi, dirinya bersama bupati Dairi berdiskusi bagaimana mengendalikan inflasi secara langsung yang bisa dilakukan kedua belah pihak.

BACA JUGA:  Jelang Idul Fitri 1442 H, IAD Wilayah Sumut dan Kejatisu Gelar Baksos

“Pak Bupati memberi kita lahan seluas 300 hektar untuk ditanami cabai oleh petani Dairi, off taker warga Medan. Kita menunjuk PUD Pasar Kota Medan yang melakukan PKS dengan Koperasi Aur Dairi Botanikal,” katanya.

Dalam penjelasan Pemkab Dairi terkait skema Perjanjian Kerja Sama (PKS), dipaparkan pula terkait pembukaan lahan, penanaman, pembudidayaan sampai kepastian off taker.

Poin utama pertemuan adalah menjaga inflasi dengan memastikan harga yang ada di pasar tidak memberatkan masyarakat.

“Sesuai penjelasan Pak Sekda, kebutuhan cabai warga Medan sebanyak 22 ton per hari. Jika Pemkab Dairi bisa memenuhi minimal 45-50 persen dari kebutuhan itu, maka tidak ada lagi fluktuatif harga. Kalau cabai lagi banjir, Pemkot Medan tetap membeli cabai dari petani Dairi,” ucap Bobby.

Pemkot Medan akan menyimpan komoditi cabai dari Dairi tersebut akan di cold storage dan jika terjadi kenaikan harga, baru dikeluarkan untuk mengendalikan harga.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Lantik 54 Pejabat Fungsional Pemkot Medan

“Kunci utamanya pasokan cabai dari Dairi tetap terjaga. Jadi, kami minta kepastian para petani untuk menjual cabai kepada Pemkot Medan,” kata Bobby.

Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu mengaku bangga diberi kepercayaan Pemkot Medan mengendalikan inflasi.

Pihaknya telah menyiapkan lahan untuk memproduksi holtikultura seluas 300 hektar dan sudah diterbitkan SK Bupati-nya.

Lahan tersebut berada di lokasi strategis, hanya dua jam dari Bandara Silangit, tidak hanya ditanami cabai, tetapi juga bawang merah, kubis dan kentang.

Disebutkannya, lahan pertanian tersebut dikelilingi sungai sehingga sumber air sangat mendukung.

Selain itu, di sekitar lahan tersebut ada gudang penampungan sementara untuk menyimpan hasil panen. Rencana produksi disiapkan sampai 2025.

“Sudah ditanami para petani yang merupakan anggota koperasi. Saya percaya, apa yang kita lakukan ini akan menginspirasi daerah lain,” kata Eddy. D|rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:14 WIB

Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya

Berita Terbaru