Kadis PUPR Sumut dan Anggota DPRD Bahas Bendung Rusak di Kabupaten Batubara

Rabu, 11 Juni 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut Topan Obaja Putra Ginting (kedua kanan) membahas bendungan rusak di Kabupaten Batubara bersama anggota DPRD Sumut, perwakilan Pemkab Batubara dan perwakilan masyarakat setempat, di kantor Dinas PUPR Sumut Jalan Sakti Lubis Medan, Rabu (11/6).  Foto: Dinas PUPR Sumut

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut Topan Obaja Putra Ginting (kedua kanan) membahas bendungan rusak di Kabupaten Batubara bersama anggota DPRD Sumut, perwakilan Pemkab Batubara dan perwakilan masyarakat setempat, di kantor Dinas PUPR Sumut Jalan Sakti Lubis Medan, Rabu (11/6). Foto: Dinas PUPR Sumut

Medan-Mediadelegasi: Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Topan Obaja Putra Ginting melakukan pertemuan dengan anggota DPRD Sumut Yahdi Khoir Harahap dan Ahmad Hadian Kardiadinata untuk membahas bendung rusak di Kabupaten Batubara.

 

 

 

 

 

 

Pertemuan yang berlangsung di kantor Dinas PUPR Sumut Jalan Sakti Lubis Medan, Rabu (11/6) tersebut, turut dihadiri beberapa pejabat organisasi perangkat daerah terkait Pemkab Batubara dan perwakilan petani setempat.

 

Permasalahan utama yang dibahas selama pertemuan itu adalah kondisi Bendung Tanjung Muda dan Bendung Cinta Maju/Cinta Damai yang rusak parah di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara.

 

 

 

 

 

Menurut anggota DPRD Sumut Ahmad Hadian Kardiadinata, bendungan Cinta Maju yang berada di Sungai Dalu-Dalu, Desa Pematang Panjang butuh penanganan segera secara komprehensif.

 

 

 

 

 

Pasalnya, kondisi fisik sebagian besar bendungan milik Pemerintah Provinsi Sumut tersebut telah mengalami kerusakan sehingga nyaris menyebabkan kehilangan fungsi.

 

 

 

 

 

 

Kondisi tersebut, menurut Ahmad Hadian, diperparah oleh tingginya sedimentasi di saluran irigasi primer, sekunder, dan saluran pembuangan.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Bantu Perbaikan Rumah Korban Banjir di Padangsidimpuan

 

“Areal persawahan yang biasanya memanfaatkan air bendungan tersebut mengalami kekeringan dan dikuatirkan akan gagal panen,” katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sumut ini menilai, kurangnya perawatan berkala selama bertahun-tahun menyebabkan penumpukan sedimen yang menghambat aliran air dan akhirnya mengurangi kapasitas irigasi secara signifikan.

 

 

 

 

 

 

Hal ini, tentunya semakin menyulitkan para petani yang bergantung pada sistem irigasi tersebut.

 

 

 

Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Ginting, menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat berkomitmen segera melakukan perbaikan.

 

 

 

Ia juga memastikan perbaikan bendung dan normalisasi saluran irigasi akan diprioritaskan dan dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

 

 

 

Optimalisasi perbaikan infrastruktur pertanian termasuk bendungan dan irigasi di Kabupaten Batubara, menurut dia, ikut berperan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

 

Khusus dalam konteks mengatasi persoalan infrastruktur pertanian di Sumut, Topan Ginting pada kesempatan itu menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemprov Sumut dengan pemerintah kabupatren, DPRD Sumut dan masyarakat.

BACA JUGA:  Gubernur Sumut Apresiasi Gelar Doktor Topan Ginting

 

 

 

 

Sebagai informasi, jaringan irigasi di Kabupaten Batubara meliputi irigasi teknis dan irigasi sederhana yang berfungsi untuk mengairi sawah dan lahan pertanian lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Bupati Batubara, Baharuddin Siagian belum lama ini menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat untuk membangun sistem pertanian yang tangguh dan berkelanjutan.

 

Melalui perbaikan jaringan irigasi, Baharuddin memastikan kinerja produksi pertanian tanaman pangan di daerah itu akan meningkat secara signifikan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak hanya itu, Bupati  juga menyatakan optimis peningkatan produksi pangan ikut berperan meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan petani setempat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemkab Batubara melalui organisasi perangkat daerah terkait, kata Baharuddin, secara bertahap telah menyiapkan anggaran khusus untuk rehabilitasi irigasi dan pengembangan teknologi pertanian modern, termasuk perbaikan saluran air yang akan segera dieksekusi. D|Red

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Berita Terbaru

Kota Medan

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:11 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dalam Kasus HGB. Foto: Ist.

Nasional

KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB