Bahkan, pihaknya turut merasa bangga dengan langkah strategis Pemko Medan merevitalisasi perempatan Jalan Sudirman dalam rangka mempercantik wajah kota itu agar salah satu ruas jalan protokol itu menjadi lebih baik.
Lebih lanjut ia menilai bahwa tidak ada infrastruktur yang telah dan sedang dikerjakan Pemkot Medan di era Bobby Nasution yang tidak bermanfaat atau tidak produktif, karena setiap proyek infrastruktur pasti sudah dipertimbangkan dengan cermat oleh pembuat kebijakan dan tentunya dibangun untuk kepentingan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur secara masif pasti akan memicu pergerakan ekonomi dan membutuhkan sumber daya manusia dalam jumlah besar dengan berbagai kualifikasi,” paparnya.
Karena itu, ia memastikan upaya konkret Bobby Nasution tersebut sangat efektif meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan warga setempat sekaligus meningkatkan daya saing Medan sebagai salah satu kota besar di Indonesia.
Apalagi, lanjut dia, Pemko Medan tahun 2023 ini didukung dengan ketersediaan anggaran yang kuat atau memadai untuk menopang lima program prioritas, yakni kesehatan, kebersihan, infrastruktur, penanganan banjir, dan penataan kawasan bersejarah dengan memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Kita (kaum milenial) memang butuh sosok pemimpin inovatif seperti Bobby Nasution yang mampu mewujudkan mimpi dan lompatan-lompatan besar demi kemajuan serta percepatan pembangunan untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat,” tegasnya. D|Red