Bobby Nasution Sambangi Gubernur Aceh Mualem di Restoran

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video pertemuan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) di restoran di Jakarta.  Foto: IG

Tangkapan layar video pertemuan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) di restoran di Jakarta. Foto: IG

Jakarta-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution bersilaturahmi dan menyambangi Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) saat makan siang di restoran Medan Baru, di Jakarta, Selasa (7/10).

Pertemuan kedua gubernur itu berlangsung seusai kedua kepala daerah yang bertetangga itu bersama belasan gubernur lainnya mengikuti rapat audiensi antara Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dengan Menteri Keuangan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

 

Dalam tayangan video yang dilihat Redaksi Mediadelegasi Medan, Bobby datang bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan beberapa pejabat dari beberapa provinsi lain.

Ahmad Luthfi dan Bobby Nasution tampak berjalan mendekati meja tempat Mualem sedang menikmati makan siang bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Provinsi Aceh Reza Saputra.

Menyadari kehadiran para kepala daerah itu, Mualem pun langsung berdiri untuk menyambut tamunya.

“Pak Gub,” ucap Bobby kepada Mualem dalam pertemuan yang tidak direncanakan dan berlangsung dalam waktu singkat tersebut.

Pada momen itu, tidak ada terlihat kedua kepala daerah melakukan pembicaraan kecuali keduanya saling melempar senyum.

Setelah bersalaman, Bobby bersama seluruh rombongan kemudian meninggalkan restoran tersebut.

BACA JUGA:  Konektivitas Aceh Meningkat, 18 Jembatan Rampung

Sebagai informasi, Gubernur Sumut Bobby Nasution baru-baru ini, memberikan penjelasan terkait video viral penghentian kendaraan berpelat BL (Aceh) yang terjadi di Kabupaten Langkat.

 

Kejadian tersebut sempat viral di media massa dan media sosial dengan menuai beragam polemik.

Bobby  menegaskan tindakan tersebut bukan bentuk penilangan, melainkan bagian dari sosialisasi awal terhadap rencana penertiban kendaraan luar daerah yang beroperasi di Sumut.

Bobby mengungkapkan, insiden tersebut terjadi saat dirinya dan jajaran melakukan peninjauan ke lokasi jalan amblas yang sebelumnya menelan korban jiwa.

“Saat itu kami melakukan survei jalan amblas di Langkat. Di sana, kami menemukan tiga kendaraan bermuatan besar yang tampak secara visual melampaui batas tonase,” ujar Bobby di Medan, Senin (29/9).

 

Salah satu dari tiga kendaraan tersebut, lanjutnya, menggunakan pelat nomor BL asal Aceh. Hal itulah yang kemudian disampaikan langsung sebagai bagian dari edukasi kepada pengemudi.

 

“Salah satu kendaraan itu berpelat dari luar Sumut. Maka kami langsung melakukan sosialisasi. Sama seperti yang dilakukan Gubernur Riau sebelumnya. Jadi bukan penilangan, hanya imbauan,” katanya.

BACA JUGA:  Ketua Umum/Panglima Garda Kamtibmas Drs. Ardiansyah Tanjung Sambut Baik Arie Simanjuntak Pimpin Garda Kamtibmas Kota Medan, Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Keamanan dan Ketertiban

 

Dikatakan Bobby, kebijakan mengenai penertiban kendaraan luar daerah yang beroperasi di Sumut bukanlah hal baru dan sudah diterapkan di sejumlah provinsi lain.

 

Salah satu dari tiga kendaraan tersebut, lanjutnya, menggunakan pelat nomor BL asal Aceh. Hal itulah yang kemudian disampaikan langsung sebagai bagian dari edukasi kepada pengemudi.

 

“Salah satu kendaraan itu berpelat dari luar Sumut. Maka kami langsung melakukan sosialisasi. Sama seperti yang dilakukan Gubernur Riau sebelumnya. Jadi bukan penilangan, hanya imbauan,” katanya.

 

Menurut Bobby, kebijakan mengenai penertiban kendaraan luar daerah yang beroperasi di Sumut bukanlah hal baru dan sudah diterapkan di sejumlah provinsi lain.

Ia menambahkan, seluruh perusahaan yang berdomisili dan beraktivitas di Sumut harus menyesuaikan kendaraan operasionalnya dengan pelat BK atau BB.

 

Kebijakan ini, lanjut Bobby, penting agar pajak kendaraan bermotor (PKB) masuk ke kas daerah dan bisa dioptimalkan kembali untuk pembangunan infrastruktur serta peningkatan pelayanan publik.D| red

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penjaga Pengawas Justru Terjebak Korupsi: Eks Ketua Ombudsman Diduga Terima Suap Rp4,8 Miliar
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Narkoba Disamarkan Jadi Beras Basmati, Jaringan Asal Malaysia Terungkap
KPK Lakukan Pembantaran Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas karena Sakit Pencernaan
DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif
Proyek KDMP Bener Meriah Berbau Kecurangan: Pekerja Terlantar, Kontraktor Menghilang, Bahan Bangunan Tak Layak
Kemnaker Raih Sertifikat ISO 37001:2025, Perkuat Komitmen Anti Penyuapan dan Tata Kelola Bersih
LPSK Kaji Permohonan Sony Sonjaya: Mungkinkah Status Justice Collaborator Diberikan Meski Sudah Ditolak Kejagung?
Prabowo Seloroh: Panglima TNI dan Kapolri Sulit Diganti, Namanya Gabung Jadi “Prabowo Subianto”
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:56 WIB

Penjaga Pengawas Justru Terjebak Korupsi: Eks Ketua Ombudsman Diduga Terima Suap Rp4,8 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:07 WIB

KPK Lakukan Pembantaran Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas karena Sakit Pencernaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:35 WIB

DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:34 WIB

Proyek KDMP Bener Meriah Berbau Kecurangan: Pekerja Terlantar, Kontraktor Menghilang, Bahan Bangunan Tak Layak

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:17 WIB

Kemnaker Raih Sertifikat ISO 37001:2025, Perkuat Komitmen Anti Penyuapan dan Tata Kelola Bersih

Berita Terbaru